Langsung ke konten utama

TIPS PUASA LANCAR BAGI IBU MENYUSUI DENGAN HOMETOWN

Alhamdulillah tidak terasa bulan Ramadan sudah memasuki 10 hari terakhir, yuk kita tingkatkan amal ibadah, jangan sampai kendor yah!!! Alhamdulillah puasa di bulan Ramadan tahun ini MamaWie belum ada yang bolong walaupun di awal-awal puasa ujian nya luar biasa nikmat.

Karena masih mengASIhi anak perempuan yang tidak mau minum susu formula ini membuat MamaWie merasakan “perihnya” perut ketika sudah memasuki jam 12 siang. Mungkin karena Haira nyusu nya kuat banget sehingga membuat perutku perih, haus dan terasa lapar. Bukan hanya itu saja, Humaira pun mungkin beradaptasi sehingga dia mengalami buang-buang air dan demam tinggi.

Haira demam awal diajak puasa

Bahkan demam yang dialami anak perempuan yang sudah bisa makan sendiri ini sampai 39°C dan itu berlangsung hingga 3hari yang menyebabkan aku dilema antara lanjut puasa atau membatalkan nya. Tapi ketika di hari ke4 anak bayi yang suka pakai kerudung ini sudah mulai turun demamnya bahkan sudah kembali ceria dan doyan makan aku memutuskan untuk lanjut menjalani puasa di bulan yang mulia ini.

Selain Haira yang sudah terbiasa diajak berpuasa, akupun jauh lebih rileks dan tidak merasakan perih yang luar biasa ketika aku sudah mengikuti Live IG nya Hometown Dairy yang memberikan tips bagi ibu menyusui agar lancar berpuasa. Ternyata ibu menyusui harus extra memperhatikan nutrisi saat sahur dan berbuka puasa. Menurut Dokter Luciana saat IG Live kemarin “Ibu menyusui perlu mengkonsumsi air putih yang cukup agar dapat memproduksi ASI dengan lancar, setidaknya 8 gelas sehari”.


“Sebaiknya setelah menyusui minum segelas, itu di luar jadwal makan sehari dua sampai tiga kali ya. Jadi Ibu menyusui setiap habis makan wajib minum segelas air putih, sehabis nyemil wajib minum segelas,” begitu menurut, President of Indonesian Nutrition Association (INA) tersebut. Walaupun sulit tapi memang harus dilakukan agar ibu menyusui tidak kekurangan cairan.

Ada 3 tips untuk para ibu menyusui menurut Dr Luciana, yaitu :

  1. Ibu menyusui dapat memerah ASI saat malam hari
  2. Ibu menyusui disarankan makan sesuai panduan isi piringku, yakni porsi makan yang dikonsumsi dalam satu piring terdiri dari 50 persen buah dan sayur, 50 persen sisanya terdiri dari karbohidrat dan protein. “Kalau sudah memenuhi itu sebetulnya sudah cukup. Segelas susu bisa jadi tambahan pelengkap,” kata Dr Luciana.
  3. Selama puasa ibu menyusui tetap menjalankan hidup aktif dengan berolahraga. Olahraga nya yang ringan saja misalnya jalan kaki menjelang buka puasa.

Bahagia banget deh dapat ilmu dengan ikutan Happy at Home with Hometown Ramadhan Series ini yang diadakan setiap hari Sabtu pukul 11.00 yang dapat kita saksikan di Instagram Live @hometowndairy.id.

Segelas susu hometown setiap sahur dan berbuka puasa

Bahkan setiap sahur dan berbuka aku selalun minum segelas Susu segar Hometown ini untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dan cairan selama berpuasa. Karena Hometown sendiri 100% susu murni tanpa tambahan apapun seperti air, gulal, pemanis, pengawet dan lainnya. Sehingga susu segar Hometown Dairy hanya bertahan sampai 3hari setelah botol dibuka dan dimasukkan ke lemari pendingin serta bertahan selama kurang lebih 7-12 hari sebelum kemasan dibuka.

Mamawie biasa beli Susu Segar Hometown ini di supermarket terdekat karena sudah tersedia di supermarket jabodetabek, Surabaya, Bandung, Lampung dan Medan. Bahkan juga bisa dibeli via online melalui Shopee GGF Official Shop dan Tokopedia GGF Mart untuk area Jakarta dan sekitarnya.

Pastikan para ibu menyusui seperti MamaWie stok Hometown Dairy di rumah agar nutrisi selama berpuasa tercukupi. Jadi puasa aman dengan Hometown Dairy.

#HappyatHomewithHometown

#HealthyRamadhan

Komentar

  1. Dapet insight baru dari artikel ini

    BalasHapus
  2. Terima kasih infonya. Sangat bermanfaat

    BalasHapus
  3. Informasi yg ciamik di bulan Ramadhan

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

FINEXPO BIK 2021 PRUDENTIAL INDONESIA

Setuju kah kalau MamaWie bilang ibu itu menteri keuangan dalam keluarga? Bagaimana tidak karena seorang ibu bisa mengatur keuangan keluarga dalam satu bulan, mulai dari memilah mana kebutuhan utama mana kebutuhan sekunder. Maka dari itu penting nya para ibu belajar cara tepat mengelola keuangan yang baik dalam keluarga. MamaWie sendiri berasa belum menjadi menteri keuangan yang baik untuk keluarga karena masih suka membeli sesuatu yang belum menjadi kebutuhan, belum punya tabungan, belum punya dana darurat dan bahkan yang tidak kalah penting MamaWie belum memiliki asuransi kesehatan untuk keluarga. Saat ini kami masih mengandalkan BPJS Kesehatan, mengapa? Karena kami masih belum bisa memilih asuransi kesehatan apa yang tepat untuk keluarga kami. Abank Haidar ketika operasi cabut pen Padahal MamaWie sendiri menyadari bahwa asuransi kesehatan sangat penting apalagi ketika ada keluarga yang sakit dan membutuhkan penanganan medis secara cepat dan tepat. Karena kalau menggunakan BPJS Kese

KESALAHAN AKU DI MASA LALU

Malam ini aku lagi tidak bisa tidur. Tidak tau kenapa hati dan pikiran tuh lagi kepikiran tentang masa lalu. Masa lalu dimana aku pernah kehilangan malaikat kecilku. Awalnya aku seorang wanita karier tapi semua itu aku lepas demi si kecil. Pengalaman adalah guru yang paling berharga, mungkin kata-kata itu tepat buat aku. Setelah kehilangan anak pertama aku M. Rafa Ramadhan aku lebih award kepada diri aku sendiri dan keluarga. Sebagai seorang wanita aku sangat bersyukur karena tidak lama setelah menikah aku langsung di berikan kepercayaan untuk menjadi ibu. Walaupun itu tidak lama, aku hanya diberikan waktu 10hari untuk mengurus Rafa karena pemilik Rafa lebih sayang kepadanya jadi Rafa di panggil lagi oleh sang khalik. Di saat hamil Rafa Semua itu mungkin karena kesalahan aku dan keegoisan aku. Selama hamil Rafa aku terlalu sibuk dan cuek. Padahal dari awal kehamilan aku sudah diberikan tanda-tanda tapi aku kok yah cuek aja. Misalnya dari awal hamil Rafa aku selalu ngeflek dan

RE-RICE MEMBUAT BERAS HIDUP DAN SEHAT

Nasi adalah makanan pokok orang Indonesia. Hampir sebagian besar orang Indonesia mengkonsumsi nasi. Bahkan banyak orang yang beranggapan kalau belum makan nasi perut belum kenyang padahal itu hanya sugesti kita aja kali yah. Nasi berawal dari beras dan beras yang baik akan menghasilkan nasi yang baik pula untuk kesehatan tubuh kita. Karena kesehatan di awali dengan apa yang kita konsumsi. Belakangan ini marak sekali beras yang tidak baik di jual di pasaran. Mulai dari beras yang pakai pemutih dan bahan berbahaya lain nya. Harga beras akhir-akhir ini sangat tinggi sehingga membuat para produsen mengakali nya dengan mencampur bahan berbahaya agar tetap mendapatkan untung yang besar tanpa memikirkan kesehatan para konsumen nya. Sebagai ibu peran kita sangat penting untuk menjaga kesehatan keluarga kita karena kita yang biasa membeli dan memilih beras serta makanan lain nya untuk keluarga kita. Beras digiling dengan Re-Rice dan Beras yang kita bawa dari rumah Sebagai ibu kita