Langsung ke konten utama

MEET UP CLC KE-7 DI ISEEFEST 2019


Ada cerita seru nih saat weekend kemarin di IseeFest 2019, yes awalnya tuh kita ke IseeFest cuma mau cari kado buat abank Haidar yang ulang tahun tanggal 30 September 2019 kemarin. Tapi ternyata yang khilaf adalah pak suami, yes dia sampe belanja barang-barang Zara disana.

Memang sudah menjadi rutinitas kita kalau weekend tuh waktunya untuk keluarga, baik di rumah aja atau pun pergi keluar. Nah weekend kemarin kita memutuskan untuk melihat pameran di GBK. Tujuan awalnya sih mau nyari kado buat anak laki-laki yang lahir bertepatan dengan peringatan 30-SPKI.

Berangkat dari rumah pukul 12.30 setelah selesai shalat dzuhur sampai ke Pameran yang berlangsung sampai tanggal 06 Oktober 2019 ini pukul 13.00. Begitu sampai MamaWie langsung menuju booth CLC13  yaitu Booth Blogger CronyCommunity. Yes komunitas blogger pertama yang MamaWie ikuti sampai MamaWie bisa seperti sekarang ini membuka booth di IseeFest 2019.

Nah buat kalian yang mau belajar ngeblog bisa banget loh mampir ke CLC 13 karena banyak ilmu disana, selain itu juga banyak hadiah kece, kemarin aja MamaWie dapat sticker. Kalau ke IseeFest juga jangan lupa bawa botol minum dan kalian bisa refill air putih pada booth CLC 13 ini.

Setelah mampir ke Booth BCC, MamaWie langsung menuju ke Parjo untuk melihat meet up ke-7 CLC. CLC (Community Leadership Circles) Jakarta sendiri adalah wadah bagi para pendiri komunitas untuk saling belajar dan berkolaborasi secara online dan offline. Wadah ini diinisiasi oleh Facebook dan dijalankan oleh sesama pendiri komunitas. Setiap bulannya diadakan pertemuan rutin dengan pembicara yang kompeten untuk belajar cara-cara mengelola dan mengembangkan komunitas.

Nah kebetulan acara Meet Up ke-7 CLC kali ini diadakan di ISeeFest, acara nya sendiri dimulai dengan pertunjukan Traditional Dance oleh Indonesia Hidden Heritage Community yang dilanjutkan dengan aksi Pertunjukan Beladiri Ujungan oleh Komunitas Kandang Gorilla.

Setelah itu acara dilanjutkan dengan Talkshow bagaimana kiat sukses mengelola komunitas oleh Komunitas Langsungenak, Komunitas DCI dan Komunitas Youth Ranger. Satu yang bisa MamaWie ambil dari Talkshow diatas yaitu sebuah komunitas akan sukses berkat pemimpin dan para anggota yang ada di dalam nya serta juga ada tangan Tuhan didalamnya.

Bahkan di acara Meet Up CLC kali ini ada perwakilan dari Facebook Asia Pasifik yang hadir dan memberikan sedikit sambutan. Setelah itu acara dilanjutkan dengan makan siang bersama dan senam bersama yang dipimpin oleh Bekasi Trendi di Area Komunitas.

Setelah selesai senam bersama dan foto bersama MamaWie lanjutkan berkeliling area ISeeFest yang memang memanjakan para pengunjung. Bahkan bagi kalian seperti MamaWie yang membawa baby atau balita kalian bisa meminjam stroller secara gratis hanya dengan menaruh KTP. Bukan hanya stroller saja tapi bagi lansia juga disediakan kursi roda yang bisa kita pinjam untuk mengelilingi area ISeeFest ini.

Mulai dari kuliner, fashion sampai mainan anak disini semua nya diskon, walaupun banyak diskon kita harus tetap bijak dalam berbelanja yah jangan sampai kantong kering. Dijamin kalau datang ke ISeeFest semua nya akan senang, istri belanja, suami pun belanja sambil lihat-lihat otomotif dan fashion, anak-anakpun bisa bermain di arena bermain bahkan bisa pulang beli mainan di KidsStation.

Yuk yang belum ke IseeFest masih ada waktu sampai minggu besok tanggal 06 Oktober besok, jangan sampai ketinggalan dan pastikan kalian mampir ke booth nya BCC di CLC 13 sebrang Parjo.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RE-RICE MEMBUAT BERAS HIDUP DAN SEHAT

Nasi adalah makanan pokok orang Indonesia. Hampir sebagian besar orang Indonesia mengkonsumsi nasi. Bahkan banyak orang yang beranggapan kalau belum makan nasi perut belum kenyang padahal itu hanya sugesti kita aja kali yah. Nasi berawal dari beras dan beras yang baik akan menghasilkan nasi yang baik pula untuk kesehatan tubuh kita. Karena kesehatan di awali dengan apa yang kita konsumsi. Belakangan ini marak sekali beras yang tidak baik di jual di pasaran. Mulai dari beras yang pakai pemutih dan bahan berbahaya lain nya. Harga beras akhir-akhir ini sangat tinggi sehingga membuat para produsen mengakali nya dengan mencampur bahan berbahaya agar tetap mendapatkan untung yang besar tanpa memikirkan kesehatan para konsumen nya. Sebagai ibu peran kita sangat penting untuk menjaga kesehatan keluarga kita karena kita yang biasa membeli dan memilih beras serta makanan lain nya untuk keluarga kita. Beras digiling dengan Re-Rice dan Beras yang kita bawa dari rumah Sebagai ibu kita

KESALAHAN AKU DI MASA LALU

Malam ini aku lagi tidak bisa tidur. Tidak tau kenapa hati dan pikiran tuh lagi kepikiran tentang masa lalu. Masa lalu dimana aku pernah kehilangan malaikat kecilku. Awalnya aku seorang wanita karier tapi semua itu aku lepas demi si kecil. Pengalaman adalah guru yang paling berharga, mungkin kata-kata itu tepat buat aku. Setelah kehilangan anak pertama aku M. Rafa Ramadhan aku lebih award kepada diri aku sendiri dan keluarga. Sebagai seorang wanita aku sangat bersyukur karena tidak lama setelah menikah aku langsung di berikan kepercayaan untuk menjadi ibu. Walaupun itu tidak lama, aku hanya diberikan waktu 10hari untuk mengurus Rafa karena pemilik Rafa lebih sayang kepadanya jadi Rafa di panggil lagi oleh sang khalik. Di saat hamil Rafa Semua itu mungkin karena kesalahan aku dan keegoisan aku. Selama hamil Rafa aku terlalu sibuk dan cuek. Padahal dari awal kehamilan aku sudah diberikan tanda-tanda tapi aku kok yah cuek aja. Misalnya dari awal hamil Rafa aku selalu ngeflek dan

MEWUJUDKAN RESOLUSI DI TAHUN 2018 DENGAN OBIDA

Hari-hari berlalu begitu cepat, tidak terasa sudah memasuki penghujung bulan januari tahun 2018 ini. Perasaan baru kemarin saya menjadi seorang ibu, sekarang usia si kecil sudah memasuki 5tahun yang sebentar lagi akan memasuki dunia sekolah. Bersama suami dan si kecil Menjadi seorang istri dan ibu pasti sangat membahagiakan bagi setiap wanita begitupun dengan saya. Awal nya saya adalah anak yang manja dan selalu bergantung pada mama tapi sekarang malah menjadi seorang mama yang justru menjadi tempat ber manja ria bagi makhluk kecil bernama anak. Sejak menjadi seorang ibu, ada banyak perubahan yang terjadi pada saya, mulai dari kebiasaan, sikap hingga sifat saya. Dalam hal konsumsi makanan misalnya, dulu saya tidak suka sayur dan selalu makan sembarangan. Misalnya jajanan di jalan seperti gorengan sudah menjadi makanan favorit saya. Karena gorengan di pinggir jalan itu menurut saya jauh lebih enak dibandingkan dengan gorengan yang saya buat sendiri di rumah. Tetapi setelah me