Langsung ke konten utama

BANYAK HAL POSITIF DI KOKI KOKI CILIK 2


Setelah sukses dengan Film Koki Koki Cilik tahun 2018, MNC Pictures akhirnya meluncurkan Film Koki Koki Cilik 2 yang akan tayang pada tanggal 27 Juni 2019 besok. Beruntungnya Mama Wie bersama rekan media dan blogger mendapatkan kesempatan untuk menyaksikan screening film anak-anak ini kemarin yang bertepat di Kokas XXI. Press Screening yang dilanjutkan dengan Gala Premiere ini dihadiri oleh para pemain beserta sutradara dan penulis naskah. Bahkan bukan hanya di Jakarta saja tapi MNC Pictures juga melakukan screening serentak di 10 kota, seperti Bogor, Cirebon, Medan, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Palembang dan Makassar.

Film karya sutradara Viva Westi ini berawal dari para alumni cooking camp berkumpul untuk merencanakan reuni dan mengunjungi Chef Grant yang diperankan oleh Ringgo Agus Rahman. Tapi ternyata Bima yang diperankan oleh Faras Fatik dan teman-temannya harus menerima kenyataan di luar ekspetasi mereka yaitu lahan cooking camp tidak terurus dan Chef Grant pun sudah tidak memiliki semangat. Kira-kira ada apakah dengan cooking camp?

Banyak hal positif yang bisa kita ambil dari film yang dikhususkan untuk anak-anak ini mulai dari makna pertemanan, kerjasama dan saling tolong menolong. Rasanya Mama Wie merasa bahagia sekali dengan hadir nya film untuk anak-anak ini karena memang saat ini sudah jarang sekali film untuk anak-anak apalagi moment nya tepat yaitu saat anak-anak liburan sekolah. Jadi, pas banget yang mau mengisi liburan sekolah yang bermanfaat untuk anak-anak Film Koki Koki Cilik 2 ini bisa menjadi salah satu solusi.

Film yang memang menyajikan tentang hobi anak-anak memasak ini semakin seru karena adanya pemain baru seperti Adit (Adhiyat), Adel (Kimberly Rider) dan Cristian Sugiono yang berperan sebagai siapa yah? Saksikan jawabannya tanggal 27 Juni 2019 besok yah. Tidak berbeda jauh dari film sebelumnya, sekuel Koki Koki Cilik juga menghadirkan beragam menu masakan yang disajikan melalui riset para chef sehingga menjadi masuk akal dibuat anak-anak.

Bahkan proses pembuatan masakan dalam Koki Koki Cilik 2 didesain memiliki makna karena akan menjadi hal yang mudah apabila dilakukan dari hal yang menyenangkan bukan? Jadi bagi kalian orangtua seperti Mama Wie yang merindukan film untuk anak-anak wajib nonton Film Koki Koki Cilik 2 mulai tanggal 27 Juni 2019.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

FINEXPO BIK 2021 PRUDENTIAL INDONESIA

Setuju kah kalau MamaWie bilang ibu itu menteri keuangan dalam keluarga? Bagaimana tidak karena seorang ibu bisa mengatur keuangan keluarga dalam satu bulan, mulai dari memilah mana kebutuhan utama mana kebutuhan sekunder. Maka dari itu penting nya para ibu belajar cara tepat mengelola keuangan yang baik dalam keluarga. MamaWie sendiri berasa belum menjadi menteri keuangan yang baik untuk keluarga karena masih suka membeli sesuatu yang belum menjadi kebutuhan, belum punya tabungan, belum punya dana darurat dan bahkan yang tidak kalah penting MamaWie belum memiliki asuransi kesehatan untuk keluarga. Saat ini kami masih mengandalkan BPJS Kesehatan, mengapa? Karena kami masih belum bisa memilih asuransi kesehatan apa yang tepat untuk keluarga kami. Abank Haidar ketika operasi cabut pen Padahal MamaWie sendiri menyadari bahwa asuransi kesehatan sangat penting apalagi ketika ada keluarga yang sakit dan membutuhkan penanganan medis secara cepat dan tepat. Karena kalau menggunakan BPJS Kese

RE-RICE MEMBUAT BERAS HIDUP DAN SEHAT

Nasi adalah makanan pokok orang Indonesia. Hampir sebagian besar orang Indonesia mengkonsumsi nasi. Bahkan banyak orang yang beranggapan kalau belum makan nasi perut belum kenyang padahal itu hanya sugesti kita aja kali yah. Nasi berawal dari beras dan beras yang baik akan menghasilkan nasi yang baik pula untuk kesehatan tubuh kita. Karena kesehatan di awali dengan apa yang kita konsumsi. Belakangan ini marak sekali beras yang tidak baik di jual di pasaran. Mulai dari beras yang pakai pemutih dan bahan berbahaya lain nya. Harga beras akhir-akhir ini sangat tinggi sehingga membuat para produsen mengakali nya dengan mencampur bahan berbahaya agar tetap mendapatkan untung yang besar tanpa memikirkan kesehatan para konsumen nya. Sebagai ibu peran kita sangat penting untuk menjaga kesehatan keluarga kita karena kita yang biasa membeli dan memilih beras serta makanan lain nya untuk keluarga kita. Beras digiling dengan Re-Rice dan Beras yang kita bawa dari rumah Sebagai ibu kita

KESALAHAN AKU DI MASA LALU

Malam ini aku lagi tidak bisa tidur. Tidak tau kenapa hati dan pikiran tuh lagi kepikiran tentang masa lalu. Masa lalu dimana aku pernah kehilangan malaikat kecilku. Awalnya aku seorang wanita karier tapi semua itu aku lepas demi si kecil. Pengalaman adalah guru yang paling berharga, mungkin kata-kata itu tepat buat aku. Setelah kehilangan anak pertama aku M. Rafa Ramadhan aku lebih award kepada diri aku sendiri dan keluarga. Sebagai seorang wanita aku sangat bersyukur karena tidak lama setelah menikah aku langsung di berikan kepercayaan untuk menjadi ibu. Walaupun itu tidak lama, aku hanya diberikan waktu 10hari untuk mengurus Rafa karena pemilik Rafa lebih sayang kepadanya jadi Rafa di panggil lagi oleh sang khalik. Di saat hamil Rafa Semua itu mungkin karena kesalahan aku dan keegoisan aku. Selama hamil Rafa aku terlalu sibuk dan cuek. Padahal dari awal kehamilan aku sudah diberikan tanda-tanda tapi aku kok yah cuek aja. Misalnya dari awal hamil Rafa aku selalu ngeflek dan