Langsung ke konten utama

NANO MILLENIAL FORCE ANIMASI KARYA ANAK BANGSA


Bos kecil yang sudah mulai sekolah TK B ini sangat suka sekali dengan film animasi, seperti upin ipin, doraemon, boboyboy dan lainnya. Gambar nya yang lucu memang menjadi daya tarik tersendiri film animasi bagi anak-anak. Tapi sayangnya kebanyakan film animasi buatan negeri tetangga, belum ada film animasi karya anak Bangsa. Padahal banyak sekali anak muda yang kreatif di Indonesia hanya saja mungkin belum berani membuat film animasi dikarenakan dengan fasilitas yang belum memadai.
Hadir nonton Nano millenial force animasi karya anak bangsa

Nah ternyata ada loh satu film animasi terbaru yang dibuat oleh anak-anak peserta didik dari BBPLK (Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja) Bekasi. Yes benar Bekasi yang dikenal orang adalah wilayah yang panas dan jauh bahkan banyak yang bilang kalau ingin ke Bekasi harus membuat passport terlebih dahulu. Ternyata Bekasi juga ada sisi baikknya yah yaitu adanya BBPLK bagi para siswa yang sudah lulus SMA/SMK yang ingin mempunyai keahlian agar lebih percaya diri untuk melamar pekerjaan.
Peluncuran Nano Millenial Foce animasi karya anak bangsa di hadiri bapak menteri

Film animasi karya anak bangsa,  siswa BBPLK Bekasi yaitu Nano Millenial Force dimana film ini menceritakan tentang tiga peserta magang asal Indonesia, yaitu Nano, Yoko, Aris yang tersesat ketika sedang berjalan-jalan di tempat wisata Kuil Kiyomizu dera di Kyoto. Nah dalam ketersesatan nya mereka bertiga bertemu dengan Hanida, sosok pengayom yang mengajarkan mereka untuk bersikap profesionalisme, disiplin, tahan uji dan kemandirian.

Sambutan Bapak Menteri di peluncuran Nano Millenial Force animasi karya anak bangsa

Setelah menonton Nano Millenial Force yang diresmikan secara langsung oleh Bapak M. Hanif Dhakiri selaku Menteri Ketenagakerjaan RI aku sangat terpukau karena film nya keren, tidak kalah dengan film animasi buatan Negara luar. Bangga banget deh orang Indonesia bisa membuat film animasi yang luar biasa seperti Nano Millenial Force ini.

Tentu saja membuat animasi sekeren ini tidak mudah, banyak yang harus dipelajari serta juga didukung dengan fasilitas yang memadai. BBPLK sendiri telah melaksanakan pelatihan bidang animasi pada tahun 2018 sebanyak 256 orang, yang dibagi sebagai berikut :
  • Movie Animator 2 paket atau 32 orang
  • Digital Animator 14 paket atau 224 orang

Pelatihan yang dilakukan oleh BBPLK Bekasi diharapkan dapat meningkatkan kemampuan/skill animator dan dapat terserap ke industry dengan bekerja di studio-studio maupun perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam bidang animasi. Karena menurut Asosiasi Industri Animasi dan Kreatif Indonesia (AINAKI) diperlukan sekitar 3.000 tenaga kerja per tahun di bidang animasi tetapi saat ini baru mencapai 1.500 tenaga kerja per tahun.

Untuk Luas Creative Room di BBPLK Bekasi sendiri yaitu : 25.30m X 12 m : 303M² yang dibagi beberapa ruangan, yaitu :
  • Ruangan Teater adalah ruang ditampilkannya pertunjukkan film hasil karya siswa animasi
  • Ruang Motion Capture adalah ruang untuk proses merekam digital dari gerak gerik actor yang sudah diberi sensor pada tiap titik acuan yang diinformasikan ke sebuah system computer khusus menjadi suatu animasi karakter
  • Ruang Dubbing & Editing adalah ruang untuk melakukan proses mengisi suara pada suatu tayangan video dalam sebuah film dengan karakter suara tertentu dan juga ruang untuk melakukan proses editing
  • Ruang Produksi adalah ruang untuk membuat produksi film animasi
  • Ruang Bermain
  • Pantry
Di creative room Nano Millenial Force animasi karya anak bangsa BLK Bekasi

Serta fungsi Creative Room sendiri untuk :
  • Memproduksi film animasi
  • Menuangkan imajinasi-imajinasi yang kreatif dan inovatif
  • Melaksanakan pelatihan dalam situasi yang lebih menyenangkan dan nyaman
  • Mengekspresikan ide-ide untuk membuat karya animasi yang dapat dipublikasikan dan bernilai jual

Keren banget kan pelatihan di BBPLK Bekasi bahkan semua yang ikut pelatihan di BBPLK Bekasi ini tidak di pungut biaya sepeserpun alias GRATIS, syaratnya yaitu :
  • Usia minimal 18 tahun
  • Lulusan bisa SD, SMP, SMA bahkan Sarjana
  • Bisa semua wilayah di Indonesia

Pelatihannya sendiri dari hari Senin – Jumat mulai jam 07.00 – 17.00 dengan 2 program Boarding (diasramakan di BBPLK Bekasi) dan Non Boarding (tidak di asramakan, pulang pergi). Bahkan setelah pelatihan nantinya para siswa BBPLK Bekasi mendapatkan sertifikat yang bisa digunakan menjadi nilai plus dalam melamar pekerjaan nantinya. Pengajarnya sendiri dari BBPLK Bekasi sendiri dan dari perusahaan yang bekerjasama dengan BBPLK Bekasi.

Kenapa pelatihan di BBPLK GRATIS? Karena disini langsung dibawah naungan kementerian ketenagakerjaan jadi semuanya di biayai oleh Pemerintah, bahkan para siswa akan mendapatkan :
  • Seragam
  • Modul pelatihan
  • Alat-alatnya lengkap
  • Uang saku (diberikan ketika siswa selesai pelatihan)
Seluruh tim Nano Millenial Force animasi karya anak bangsa


Jadi bagi kalian yang sudah lulus sekolah, baik yang sudah bekerja maupun yang belum kalian bisa mendaftarkan menjadi siswa BBPLK Bekasi. Untuk info lebih lanjut dan ingin melihat jadwal pelatihannya bisa di :





Komentar

Postingan populer dari blog ini

RE-RICE MEMBUAT BERAS HIDUP DAN SEHAT

Nasi adalah makanan pokok orang Indonesia. Hampir sebagian besar orang Indonesia mengkonsumsi nasi. Bahkan banyak orang yang beranggapan kalau belum makan nasi perut belum kenyang padahal itu hanya sugesti kita aja kali yah. Nasi berawal dari beras dan beras yang baik akan menghasilkan nasi yang baik pula untuk kesehatan tubuh kita. Karena kesehatan di awali dengan apa yang kita konsumsi. Belakangan ini marak sekali beras yang tidak baik di jual di pasaran. Mulai dari beras yang pakai pemutih dan bahan berbahaya lain nya. Harga beras akhir-akhir ini sangat tinggi sehingga membuat para produsen mengakali nya dengan mencampur bahan berbahaya agar tetap mendapatkan untung yang besar tanpa memikirkan kesehatan para konsumen nya. Sebagai ibu peran kita sangat penting untuk menjaga kesehatan keluarga kita karena kita yang biasa membeli dan memilih beras serta makanan lain nya untuk keluarga kita. Beras digiling dengan Re-Rice dan Beras yang kita bawa dari rumah Sebagai ibu kita

KESALAHAN AKU DI MASA LALU

Malam ini aku lagi tidak bisa tidur. Tidak tau kenapa hati dan pikiran tuh lagi kepikiran tentang masa lalu. Masa lalu dimana aku pernah kehilangan malaikat kecilku. Awalnya aku seorang wanita karier tapi semua itu aku lepas demi si kecil. Pengalaman adalah guru yang paling berharga, mungkin kata-kata itu tepat buat aku. Setelah kehilangan anak pertama aku M. Rafa Ramadhan aku lebih award kepada diri aku sendiri dan keluarga. Sebagai seorang wanita aku sangat bersyukur karena tidak lama setelah menikah aku langsung di berikan kepercayaan untuk menjadi ibu. Walaupun itu tidak lama, aku hanya diberikan waktu 10hari untuk mengurus Rafa karena pemilik Rafa lebih sayang kepadanya jadi Rafa di panggil lagi oleh sang khalik. Di saat hamil Rafa Semua itu mungkin karena kesalahan aku dan keegoisan aku. Selama hamil Rafa aku terlalu sibuk dan cuek. Padahal dari awal kehamilan aku sudah diberikan tanda-tanda tapi aku kok yah cuek aja. Misalnya dari awal hamil Rafa aku selalu ngeflek dan

MEWUJUDKAN RESOLUSI DI TAHUN 2018 DENGAN OBIDA

Hari-hari berlalu begitu cepat, tidak terasa sudah memasuki penghujung bulan januari tahun 2018 ini. Perasaan baru kemarin saya menjadi seorang ibu, sekarang usia si kecil sudah memasuki 5tahun yang sebentar lagi akan memasuki dunia sekolah. Bersama suami dan si kecil Menjadi seorang istri dan ibu pasti sangat membahagiakan bagi setiap wanita begitupun dengan saya. Awal nya saya adalah anak yang manja dan selalu bergantung pada mama tapi sekarang malah menjadi seorang mama yang justru menjadi tempat ber manja ria bagi makhluk kecil bernama anak. Sejak menjadi seorang ibu, ada banyak perubahan yang terjadi pada saya, mulai dari kebiasaan, sikap hingga sifat saya. Dalam hal konsumsi makanan misalnya, dulu saya tidak suka sayur dan selalu makan sembarangan. Misalnya jajanan di jalan seperti gorengan sudah menjadi makanan favorit saya. Karena gorengan di pinggir jalan itu menurut saya jauh lebih enak dibandingkan dengan gorengan yang saya buat sendiri di rumah. Tetapi setelah me