Langsung ke konten utama

MUDIK NYAMAN BERSAMA BPJS KESEHATAN

Lebaran sebentar lagi, suasana menyambut hari raya lebaran sudah mulai terasa, mulai dari belanja kebutuhan lebaran seperti Haidar minta dibelikan sepatu baru sampai stasiun pun sudah mulai dipadati oleh para pemudik. Seperti yang kita tahu mudik di saat lebaran sudah menjadi tradisi orang Indonesia. Biasanya H – 7 stasiun, terminal bahkan bandara sudah mulai dipenuhi oleh para pemudik.

Seluruh pemudik sudah menyiapkan hal terbaik untuk pulang ke kampung halaman bertemu dengan sanak saudara disana. Tapi kadang karena terlalu padat dan lamanya perjalanan membuat para pemudik jatuh sakit. Tentu hal tersebut tidak ingin terjadi bagi para pemudik.

Untuk mengatasi hal tersebut BPJS Kesehatan memberikan pelayanan khusus bagi para pemudik yang mengalami sakit di kampung halaman atau di wilayah lain yang bukan wilayah tempat tinggalnya. Semua ini dilakukan pihak BPJS demi kenyamanan bagi para pemudik untuk pulang ke kampung halaman mereka dalam menyambut hari raya nanti.

Layanan khusus ini sudah bisa digunakan pada libur lebaran, tepatnya H – 8 sampai H + 8 atau 7- 23 Juni 2018. Layanan khusus ini melayani para peserta JKN untuk dapat memperoleh pelayanan kesehatan pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan walaupun peserta tidak terdaftar di FKTP.


Para Narasumber yang hadir di acara
Mudik Nyaman Bersama BPJS Kesehatan

Menurut Ibu Andayani Budi Lestari selaku Direktur Pelayanan dan Perluasan Peserta BPJS Kesehatan dalam acara konfrensi pers kemarin mengatakan, “Prinsip portabilitas pada Program JKN-KIS bisa dirasakan pada saat-saat mudik lebaran. Sesuai dengan peraturan perundangan dan yang selama ini sudah berjalan, peserta yang berada di luar kota dan tidak menetap dalam jangka waktu lama, dapat mengakses pelayanan kesehatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), walaupun peserta itu tidak terdaftardi FKTP tersebut. Hal tersebut juga sudah menjadi bagian dari perjanjian kerjasama antara BPJS Kesehatan dan faskes, faskes tidak diperkenankan menarik biaya tambahan”.

Bahkan kewajiban melayani peserta luar wilayah saat libur lebaran juga berlaku bagi FKTP Non Puskesmas (Klinik Pratama dan Dokter Praktek Perorangan) yang membuka praktek pelayanan kesehatan. Dan apabila tidak terdapat FKTP yang dapat memberikan pelayanan saat libur lebaran di wilayah tersebut, atau peserta membutuhkan pelayanan di luar jam buka pelayanan FKTP maka peserta dapat dilayani di IGD Rumah Sakit untuk mendapatkan pelayanan media dasar.

Bahkan sudah sejak tahun 2017 lalu BPJS Kesehatan membuat Aplikasi Mudik BPJS Kesehatan dengan beberapa fitur, antara lain :
  • Nomor telepon darurat dan nomor telepon layanan informasi (BPJS Kesehatan)
  • Lokasi Kantor BPJS Terdekat
  • Fasilitas mitra BPJS Kesehatan  
  • Tanya Jawab BPJS Kesehatan
  • Info BPJS Kesehatan
  • Tips BPJS Kesehatan
  • Lokasi Public Area (Pom Bensin, ATM, Bengkel, Masjid, Restoran, Kantor Polisi, dll)
  • Mobile JKN (link)
  • Media Sosial BPJS Kesehatan

Selama libur lebaran 2018 kita tetap bisa menghubungi BPJS Kesehatan Care Center 1500 400 yang beroperasi selama 24jam termasuk hari minggu dan libur. Di Care Center ini kita bisa :
  • Mendapatkan / Memperoleh Informasi
  • Melakukan Pengaduan
  • Melakukan Konsultasi Kesehatan Dengan Dokter, aku sudah coba fitur ini dan bisa membantu pertolongan pertama di saat kita sakit ringan
  • Memperoleh Pelayanan Administrasi Peserta JKN – KIS (mutasi dan aktivasi)
  • Pendaftaran Peserta JKN – KIS
  • Pendaftaran Bayi Baru Lahir Kategori PPU anak pertama sampai dengan anak ketiga dan bayi peserta PBI – APBN
  • Serta mengetahui perhitungan denda pelayanan

Kantor Cabang BPJS Kesehatan tertentu akan tetap beroperasi pada tanggal 11, 12, 13, 14, 18, 19 dan 20 Juni 2018 mulai pukul 08.00 – 12.00. Jenis Pelayana Khusus Peserta JKN – KIS antara lain meliputi :
  • Pendaftaran Bayi Baru Lahir PPU anak pertama sampai dengan anak ketiga
  • Pendaftaran Bayi Baru Lahir PBI – APBN
  • Pelaporan kelahiran bayi yang sudah didaftarkan saat masih dalam kandungan
  • Pendaftaran Peserta PBI – APBD bagi Pemda UHC langsung aktif
  • Perubahan segmen peserta PPU menjadi PBPU yang tidakn terkenaketentuan masa aktivasi 14 hari
  • Penerbitan Kartu Peserta karena kartu hilang atau E-idbagi peserta PBPU yang belum menerima kartu JKN – KIS meskipun iuran pertama sudah dibayar
  • Permintaan Reaktivasi Virtual Account (VA) Peserta PBPU
  • Aktivasi Peserta
  • Pelayanan Denda

Selain Pelayanan Khusus tadi BPJS Kesehatan juga membuka Posko Mudik di 8 (delapan) titik padat pemudik, yaitu :
  1. Terminal Pulo Gebang Jakarta
  2. Rest Area KM 57 Cikampek
  3. Stasiun Yogyakarta
  4. Terminal Tirtonadi Surakarta
  5. Terminal Bungurasih Surabaya
  6. Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar
  7. Pelabuhan Gilimanuk Bali
  8. Pelabuhan Merak Banten

Posko Mudik BPJS Kesehatan sendiri akan digelar pada tanggal 9 – 14 Juni 2018 yang akan menyediakan pelayanan kesehatan, obat-obatan, fasilitas relaksasi, hingga pemberian informasi program jaminan kesehatan kepada para pemudik.

Dengan BPJS Kesehatan mudik kita akan jauh lebih nyaman dengan syarat kita harus selalu membawa kartu JKN – KIS di saat mudik lebaran nanti dan pastikan kartu peserta JKN – KIS kita dalam keadaan aktif. Dengan Disiplin Membayar Iuran, Kita akan memperoleh perlindungan jaminan kesehatan setiap saat bagi diri kita sendiri dan keluarga.


Komentar

  1. Wah asyik yg mudik ada bpjs hehe.. Sy ga punya kampung halaman jd ga mudik deh.. Ketahuan ga pernah merantau :)

    BalasHapus
  2. aku termasuk yg merasa terbantu bgt dengan BPJS Kesehatan. pernah anak sakit pas kondisi keuangan bener2 serettt, gak ada asuransi kesehatan krn pas nggak ngantor suami-istri. duh pokonya galau berat. untung aja pake BPJS Kesehatan, bahkan bs ke RS favorit dan dokter anak langganan. lega bgt lah.

    btw dirimu berencana mudik gak mba Sadewi?

    BalasHapus
  3. Jadi pengen mudik tahun ini.. Tp gak mudik hehe

    BalasHapus
  4. Bpjs memang terasa sangat membantu banget.Dan pasti posko mudiknya juga.

    BalasHapus
  5. Kalau ada posko begini sangat memudahkan pemudik ya, dan kalau ada kejadian apapun di jalan bisa diatasi dengan cepat, semoga yang mudik selamat sampai tujuan

    BalasHapus
  6. Asyik mudik aman nih , kemarin sempet mikir kalau ku mudik apa bisa berobat di kampung secara bukan pasien tetap didaerahnya kampung suami, Alhamdulilah terjawab sudah.

    BalasHapus
  7. Alhamdulillah ya mba, pelayanan bpjs kesehtan semakin baik, khususnya saat mudik nanti.. semoga tidak terjadi risiko yg berarti dan semua lancar mudiknya.. semoga semakin berkah ya bpjs kesehatan

    BalasHapus
  8. Jangan sampai lupa nih untuk bawa kartu BPJS dan kelengkapan lainnya selama mudik. Mudik jd lebih aman dan nyaman ya. Gak khawatir kalau tiba tiba sakit pas mudik nanti

    BalasHapus
  9. Mudik tambah nyaman banget nih, karena sudah ada jaminan proteksi dari BPJS Kesehatan

    BalasHapus
  10. Saya tidak mudik. Rumah dan orangtua hanya beda kecamatan masih dalam satu kabupaten. Jadi kaya ke pasar aja gitu mudiknya. Tapi saya yakin manfaat BPJS ini. Meski banyak yang merasa keberatan tapi banyak juga yang terbantu sekali ya kan?

    BalasHapus
  11. Jadi meskipun sedang mudik dalam kondisi darurat bisa juga menggunakan BPJS Kesehatan meskipun bukan di daerah faskes tempat kita terdaftar

    BalasHapus
  12. Wah, bahasannya bagus banget nih, pas ya dengan moment bulan ini. Sayang banget, aku sedang berhalangan hadir karena urusan anak sekolah. Moga next bisa hadir lagi

    BalasHapus
  13. Honestly, tiap denger atau liat kata2 bpjs, masih bingung bedanya dan apa kegunaannya. Kan ada bpjs kesehatan, bpjs ketenagakerjaan dll. Bedanya apaaa dari sisi penanganan dan yang di tanggung? Haha. Mungkin kalo ikutan acara ini, saya bakal nanya apa bedanya. ��

    BalasHapus
  14. Yang mudik lebih tenang ya..karena BPJS kesehatan mencakup pada karyawan terminal dan lainnya..


    Seneng kalo likut event sepwrti ini banyak nambah dan plus ilmu .

    BalasHapus
  15. Wah keren. Bikin tenang kalo ada apa-apa saat mudik. Tapi walopun begitu, kita berharap semua sehat-sehat aja ya yang mudik. Baik selama di perjalanan mudik atau balik, dan juga selama di kampung halaman.

    BalasHapus
  16. Tahun lalu layanan mudiknya mulai H-7 dan H + 7. Sekarang ada peningkatan ya. Makin asyik dan tenang deh kalau mudik. Semoga pelayanannya BPJs makin baik dan merata ya.

    BalasHapus
  17. BPJS tuh ngebantu bangettttt dan beberapa kali saya operasi pakai BPJS.

    BalasHapus
  18. Nah mantap nih BPJS. Langsung jemput bola yang mudik ya kalau ada apa-apa di kampung cepat tercover. Great!

    BalasHapus
  19. Kira-kira pengaplikasiannya di seluruh indonesia nggak ya?

    BalasHapus
  20. nyaman neh mudik pake BPJS.. tapi aku lagi bingung mba.. mudik kemana ya? hehehe

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

FINEXPO BIK 2021 PRUDENTIAL INDONESIA

Setuju kah kalau MamaWie bilang ibu itu menteri keuangan dalam keluarga? Bagaimana tidak karena seorang ibu bisa mengatur keuangan keluarga dalam satu bulan, mulai dari memilah mana kebutuhan utama mana kebutuhan sekunder. Maka dari itu penting nya para ibu belajar cara tepat mengelola keuangan yang baik dalam keluarga. MamaWie sendiri berasa belum menjadi menteri keuangan yang baik untuk keluarga karena masih suka membeli sesuatu yang belum menjadi kebutuhan, belum punya tabungan, belum punya dana darurat dan bahkan yang tidak kalah penting MamaWie belum memiliki asuransi kesehatan untuk keluarga. Saat ini kami masih mengandalkan BPJS Kesehatan, mengapa? Karena kami masih belum bisa memilih asuransi kesehatan apa yang tepat untuk keluarga kami. Abank Haidar ketika operasi cabut pen Padahal MamaWie sendiri menyadari bahwa asuransi kesehatan sangat penting apalagi ketika ada keluarga yang sakit dan membutuhkan penanganan medis secara cepat dan tepat. Karena kalau menggunakan BPJS Kese

9AAE FRISIAN FLAG PRIMAGROW CEGAH STUNTING PADA ANAK

Sebagai ibu pasti sedih kalau buah hatinya selalu dibandingkan dengan buah hati orang ,ain begitupun dengan MamaWie. Seperti Humaira 24 bulan yang selalu di bilang lebih kurus, pendek dibandingkan dengan sepupunya yang hanya berbeda 3 bulan jarak kelahirannya, Humaira lahir bulan Juli sedangkan sepupunya lahir bulan Oktober. Memang sepupu Humaira yang berjenis kelamin laki-laki ini jauh lebih besar dan tinggi tubuhnya sehingga itu yang membuat Humaira dibilang kurang gizi dan harus konsultasi ke dokter anak dan lain-lain. Humaira  Tapi ketika MamaWie melihat pertumbuhan dan perkembangan Haira nama panggilan anak perempuan ini cukup baik dan ada penambahan walaupun tidak terlalu signifikan membuat MamaWie lega kalau Haira tuh tumbuh wajar sesuai dengan usianya karena memang saat lahirpun anak perempuan yang sudah bisa makan sendiri ini berat badan dan tinggi badan nya normal tidak terlalu besar. Bahkan aku pun sudah konsultasi ke dokter dan Alhamdulillah Haira tumbuh dengan normal jad

RE-RICE MEMBUAT BERAS HIDUP DAN SEHAT

Nasi adalah makanan pokok orang Indonesia. Hampir sebagian besar orang Indonesia mengkonsumsi nasi. Bahkan banyak orang yang beranggapan kalau belum makan nasi perut belum kenyang padahal itu hanya sugesti kita aja kali yah. Nasi berawal dari beras dan beras yang baik akan menghasilkan nasi yang baik pula untuk kesehatan tubuh kita. Karena kesehatan di awali dengan apa yang kita konsumsi. Belakangan ini marak sekali beras yang tidak baik di jual di pasaran. Mulai dari beras yang pakai pemutih dan bahan berbahaya lain nya. Harga beras akhir-akhir ini sangat tinggi sehingga membuat para produsen mengakali nya dengan mencampur bahan berbahaya agar tetap mendapatkan untung yang besar tanpa memikirkan kesehatan para konsumen nya. Sebagai ibu peran kita sangat penting untuk menjaga kesehatan keluarga kita karena kita yang biasa membeli dan memilih beras serta makanan lain nya untuk keluarga kita. Beras digiling dengan Re-Rice dan Beras yang kita bawa dari rumah Sebagai ibu kita