Langsung ke konten utama

JAKARTA BIRD LAND, REKREASI SAMBIL BELAJAR MENGENAL ANEKA JENIS BURUNG

Masya Allah mafkan beberapa hari ini MamaWie tidak update tulisan karena kemarin Sabtu kita sekeluarga liburan tipis-tipis jadi fokus main dan menikmati liburan bersama PapaNtonk dan H2. Kemarin kita liburan ke salah satu tempat wisata di Jakarta Utara yaitu Taman Impian Jaya Ancol. Sudah tidak asing lagi bagi MamaWie liburan ke Ancol karena memang dari dulu hampir setiap libur kita selalu kesana. Pantai yang menjadi tempat favorit keluarga, Almarhum Papa selalu mengajak kita bermain di pantai sejak kecil sehingga rutinitas itu kita turunkan kepada anak-anak yang memang hobi main pasir dan air. Bahkan kemarin anak laki-laki yang sekarang sudah kelas 4 SD ini tidak mau pulang sampai batas waktu berenang di kawasan pantai berakhir pada pukul 17.00 WIB.

Foto di depan JBL

Tujuan utama kita sebenarnya ke Ancol bukan ke pantai Ancol melainkan ke Jakarta Bird Land. Jakarta Bird Land (JBL) sendiri merupakan persembahan terbaru dari Ancol Taman Impian. Kawasan yang memiliki luas kurang lebih 6.000 m² yang terbagi dalam 6 kawasan yaitu :

  1. American Macaw Area
  2. Indonesian Cockatoo
  3. Hombill Family
  4. Aviary Exhibit
  5. Water Bird
  6. Free Range Bird Area
    Beberapa jenis burung yang ada di JBL

Jakarta Bird Land adalah rumah dari ratusan ekor burung dari berbagai jenis. Area yang paling menarik adalah Sky Bridge dimana pengunjung bisa melihat lebih dekat dan berinteraksi langsung dengan burung-burung yang sedang terbang bebas dan hinggap di dalam area aviary. Taman burung JBL sendiri didesain semirip mungkin dengan habitat asli para burung-burung penghuninya.

Tanggal 05 November dipilih sebagai tanggal pembukaan JBL karena bertepatan dengan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional. Ancol Taman Impian mengadakan kegiatan Eksplorasi Ragam Satwa Burung di unit rekreasi terbaru yang dimiliki Ancol yaitu Jakarta Bird Land. Dalam kegiatan ini juga Ancol berkolaborasi dengan Jakarta Birdwatcher Society serta mengundang komunitas Teens Go Green Indonesia, Kids Birdwatcher dan juga siswa sekolah binaan yaitu Sekolah Rakyat Ancol.


Di JBL yang letaknya persis depan Seaworld Ancol Taman Impian ini kita bisa menemukan beberapa jenis burung antara lain :

  • Kakatua Jambul Kuning
  • Kakatua Alba
  • Kakatua Raja
  • Burung Macau
  • Bebek Mandarin
  • Rangkong
  • Merak Biru
  • Elang Laut Dada Putih, yang merupakan jenis paling unik yang memiliki habitatalami di Pulau Bidadari Kepulauan Seribu dan berkembang disana.

Ada juga burung yang merupakan hasil program pengembangbiakan dari Tim Konservasi Ancol yaitu Jalak Bali. Burung ini merupakan burung endemik Indonesia dan salah satu jenis yang statusnya terancam punah. Tim Konservasi Ancol telah fokus menjalankan program ini sejak 2021 dan telah berhasil menghasilkan anakan yang semuanya kini telah menghuni Jakarta Bird Land.

Serunya liburan di JBL tuh kita bisa sambil belajar mengenalkan burung kepada anak-anak dengan cara yang seru karena selain terdapat tim education guide yang akan memberikan penjelasan mengenai semua jenis burung yang ada, ada pula #KawanJagaLangit yaitu Angkasa, Langit, Dirga, Cakra dan Inggi. 5 karakter dengan keunikan masing-masing ini siap mendampingi dan memeriahkan petualangan semua pengunjung di JBL.

Berinteraksi dengan aneka burung di JBL

Sebagai ruang baru yang memberikan pengalaman baru rekreasi, di JBL para pengunjung bisa bersentuhan secara langsung dengan beberapa jenis burung sambil memberi makan bahkan bisa juga foto bersama. Seperti MamaWie bersama anak ganteng foto bersama kakatua yang sadar kamera dan sudah jinak jadi kita tidak perlu khawatir. Kita juga bisa menyaksikan bagaimana uniknya perilaku satwa ini dengan mononton bird show yang diadakan di 2 tempat dengan konsep fun education.

Eddy Prastyo, Direktur PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk mengatakan, “Kami hadirkan Jakarta Bird Land sebagai salah satu wujud komitmen kami dalam memberikan inovasi produk dengan kualitas kelas dunia dan tentu saja sejalan dengan misi kami memberikan edukasi mengenai konservasi pelestarian alam agar setiap pengunjung yang datang bisa mendapat pengetahuan dan pengalaman baru berwisata.”

Beberapa spot foto kece di JBL

Jadi kapan kalian ingin merasakan rekreasi sambil belajar di JBL? Jangan lupa beli tiketnya disini dan JBL beroperasi setiap hari mulai pukul 09.30 – 16.00 WIB. Satu lagi di JBL juga banyak banget spot foto keren jangan sampai terlewatkan, makin penasaran kan? Langsung saja beli tiket nya dan siap berpetualang bersama aneka jenis burung.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

FINEXPO BIK 2021 PRUDENTIAL INDONESIA

Setuju kah kalau MamaWie bilang ibu itu menteri keuangan dalam keluarga? Bagaimana tidak karena seorang ibu bisa mengatur keuangan keluarga dalam satu bulan, mulai dari memilah mana kebutuhan utama mana kebutuhan sekunder. Maka dari itu penting nya para ibu belajar cara tepat mengelola keuangan yang baik dalam keluarga. MamaWie sendiri berasa belum menjadi menteri keuangan yang baik untuk keluarga karena masih suka membeli sesuatu yang belum menjadi kebutuhan, belum punya tabungan, belum punya dana darurat dan bahkan yang tidak kalah penting MamaWie belum memiliki asuransi kesehatan untuk keluarga. Saat ini kami masih mengandalkan BPJS Kesehatan, mengapa? Karena kami masih belum bisa memilih asuransi kesehatan apa yang tepat untuk keluarga kami. Abank Haidar ketika operasi cabut pen Padahal MamaWie sendiri menyadari bahwa asuransi kesehatan sangat penting apalagi ketika ada keluarga yang sakit dan membutuhkan penanganan medis secara cepat dan tepat. Karena kalau menggunakan BPJS Kese

9AAE FRISIAN FLAG PRIMAGROW CEGAH STUNTING PADA ANAK

Sebagai ibu pasti sedih kalau buah hatinya selalu dibandingkan dengan buah hati orang ,ain begitupun dengan MamaWie. Seperti Humaira 24 bulan yang selalu di bilang lebih kurus, pendek dibandingkan dengan sepupunya yang hanya berbeda 3 bulan jarak kelahirannya, Humaira lahir bulan Juli sedangkan sepupunya lahir bulan Oktober. Memang sepupu Humaira yang berjenis kelamin laki-laki ini jauh lebih besar dan tinggi tubuhnya sehingga itu yang membuat Humaira dibilang kurang gizi dan harus konsultasi ke dokter anak dan lain-lain. Humaira  Tapi ketika MamaWie melihat pertumbuhan dan perkembangan Haira nama panggilan anak perempuan ini cukup baik dan ada penambahan walaupun tidak terlalu signifikan membuat MamaWie lega kalau Haira tuh tumbuh wajar sesuai dengan usianya karena memang saat lahirpun anak perempuan yang sudah bisa makan sendiri ini berat badan dan tinggi badan nya normal tidak terlalu besar. Bahkan aku pun sudah konsultasi ke dokter dan Alhamdulillah Haira tumbuh dengan normal jad

RE-RICE MEMBUAT BERAS HIDUP DAN SEHAT

Nasi adalah makanan pokok orang Indonesia. Hampir sebagian besar orang Indonesia mengkonsumsi nasi. Bahkan banyak orang yang beranggapan kalau belum makan nasi perut belum kenyang padahal itu hanya sugesti kita aja kali yah. Nasi berawal dari beras dan beras yang baik akan menghasilkan nasi yang baik pula untuk kesehatan tubuh kita. Karena kesehatan di awali dengan apa yang kita konsumsi. Belakangan ini marak sekali beras yang tidak baik di jual di pasaran. Mulai dari beras yang pakai pemutih dan bahan berbahaya lain nya. Harga beras akhir-akhir ini sangat tinggi sehingga membuat para produsen mengakali nya dengan mencampur bahan berbahaya agar tetap mendapatkan untung yang besar tanpa memikirkan kesehatan para konsumen nya. Sebagai ibu peran kita sangat penting untuk menjaga kesehatan keluarga kita karena kita yang biasa membeli dan memilih beras serta makanan lain nya untuk keluarga kita. Beras digiling dengan Re-Rice dan Beras yang kita bawa dari rumah Sebagai ibu kita