Langsung ke konten utama

HUMAIRA BERSAMA HOALA DAN KOALA

Humaira anak perempuan yang berusia 2tahun ini sedang di fase tidak bisa diam dan selalu ingin tahu. Anak perempuan ini sekarang sedang hobi meniru, bernyanyi dan menari ketika mendengarkan musik. Jadi PR banget untuk kami menjaga perkataan dan perbuatan karena bisa langsung ditiru. Berarti memang benar guru pertama untuk anak adalah orang tuanya sendiri. Apalagi saat ini yang mengharuskan kita di rumah saja, disini sebagai orang tua kita dituntut kreatif agar anak tidak bosan walaupun di rumah saja.

Humaira begadang pake kacamata hitam 

Kadang kita suka bermain masak-masakan, bermain menjadi penjual ice cream, bernyanyi dan berjoged bersama. Tapi sedih banget MamaWie sebagai orang tua karena saat ini kurangnya lagu untuk anak-anak sehingga anak-anak sekarang jauh lebih hafal lagu dewasa.

Seperti mengerti kesedihan MamaWie ketika ada yang menciptakan karakter musical yang bernama Hoala & Koala. Karekter ini divisualisasikan dengan animal 3D dan memiliki karakter seperti layaknya anak-anak zaman sekarang yang tumbuh berkembang di tengah era digital.

All karakter Hoala & Koala 

Hoala & Koala adalah sepasang sahabat yang sangat gemar menyanyi, sehingga karakter ini akan terus mengeluarkan banyak lagu ke depannya. Mengapa harus digambarkan dengan karakter 3D? Karena dengan karakter ini akan menjadi karakter yang tak akan lekang oleh waktu dalam berkontribusi di dunia music anak, tanpa mengkhawatirkan bahwa mereka akan tumbuh dewasa dan mengalami perubahan suara.

Di dalam animasi ini bukan hanya Hoala & Koala saja yang bernyanyi tapi seluruh karakter yang ada di dalamnya seperti tokoh Ayah, Ibu, Miss Jeruk dan lainnya. Dengan banyak nya variasi karakter dan suara di Hoala & Koala diharapkan lagu-lagu yang disajikan tak hanya dapat menghibur anak-anak namun juga dapat menghibur para orang tua yang menemani anaknya menonoton atau mendengarkan lagu dari Hoala & Koala. Untuk saat ini Hoala & Koala sudah memiliki 5 album dan lebih dari 45 lagu anak-anak baru yang bisa dilihat di Youtube, Sportify hingga iTunes.

Suasana di meja makan Hoala & Koala 

Bahagia banget deh bisa kenalan sama Hoala & Koala sehingga MamaWie aman memberikan tontonan Youtube untuk anak perempuan yang sudah banyak gaya ini. Bahkan tidak sering MamaWie dan Haidar (9Tahun) ikut nonton Hoala & Koala bersama anak perempuan yang selalu membuat orang tersenyum ini.

Hoala & Koala menggarap seluruh musiknya dengan serius dan matang ini karena melihat kebanyakan musik anak-anak di Indonesia selama ini tidak pernah mendapat perlakuan istimewa dalam sisi penggarapannya. Bahkan banyak musisi Internasional yang terlibat di dalam pembuatan aransemen dari musik Hoala & Koala, serta banyak sekali alat musik yang tak lazim digunakan untuk lagu anak yang dipakai dalam penggarapan album-album Hoala & Koala seperti saxophone, terompet, double bass, trombone, klarinet, cello, harpa hingga instrument etnik Indonesia seperti gamelan dan angklung.

Hoala dan Koala

Disini Hoala & Koala ingin membuktikan bahwa tak selamanya musik anak-anak adalah musik yang sederhana dengan balutan musik yang juga sederhana. Bukan hanya musik tapi kualitas vokal yang ditampilkan juga merupakan kualitas vocal yang bisa disandingkan dengan musik diluar genre anak-anak. Selain musik dan vocal keterlibatan musisi internasional hingga banyaknya instrumen yang digunakan Hoala & Koala juga memiliki keunikan lainnya dalam pemilihan genre. Tak hanya satu genre children pop yang diangkat oleh Hoala & Koala namun terdapat variasi genre lainnya seperti jazz, big band, swing, jpop hingga etnik.

Semoga dengan kehadiran Hoala & Koala dapat membangkitkan kembali dunia musik anak-anak dan menaikkan level serta pandangan umum atas lagu anak. Karena memang anak-anak butuh lagu yang sesuai dengan usianya. Jadi tidak perlu bingung lagi kalau Humaira ingin nonton dan bernyanyi, tinggal MamaWie setelin Youtube Hoala & Koala aja dia langsung anteng dan mengikuti nyanyian nya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RE-RICE MEMBUAT BERAS HIDUP DAN SEHAT

Nasi adalah makanan pokok orang Indonesia. Hampir sebagian besar orang Indonesia mengkonsumsi nasi. Bahkan banyak orang yang beranggapan kalau belum makan nasi perut belum kenyang padahal itu hanya sugesti kita aja kali yah. Nasi berawal dari beras dan beras yang baik akan menghasilkan nasi yang baik pula untuk kesehatan tubuh kita. Karena kesehatan di awali dengan apa yang kita konsumsi. Belakangan ini marak sekali beras yang tidak baik di jual di pasaran. Mulai dari beras yang pakai pemutih dan bahan berbahaya lain nya. Harga beras akhir-akhir ini sangat tinggi sehingga membuat para produsen mengakali nya dengan mencampur bahan berbahaya agar tetap mendapatkan untung yang besar tanpa memikirkan kesehatan para konsumen nya. Sebagai ibu peran kita sangat penting untuk menjaga kesehatan keluarga kita karena kita yang biasa membeli dan memilih beras serta makanan lain nya untuk keluarga kita. Beras digiling dengan Re-Rice dan Beras yang kita bawa dari rumah Sebagai ibu kita

KESALAHAN AKU DI MASA LALU

Malam ini aku lagi tidak bisa tidur. Tidak tau kenapa hati dan pikiran tuh lagi kepikiran tentang masa lalu. Masa lalu dimana aku pernah kehilangan malaikat kecilku. Awalnya aku seorang wanita karier tapi semua itu aku lepas demi si kecil. Pengalaman adalah guru yang paling berharga, mungkin kata-kata itu tepat buat aku. Setelah kehilangan anak pertama aku M. Rafa Ramadhan aku lebih award kepada diri aku sendiri dan keluarga. Sebagai seorang wanita aku sangat bersyukur karena tidak lama setelah menikah aku langsung di berikan kepercayaan untuk menjadi ibu. Walaupun itu tidak lama, aku hanya diberikan waktu 10hari untuk mengurus Rafa karena pemilik Rafa lebih sayang kepadanya jadi Rafa di panggil lagi oleh sang khalik. Di saat hamil Rafa Semua itu mungkin karena kesalahan aku dan keegoisan aku. Selama hamil Rafa aku terlalu sibuk dan cuek. Padahal dari awal kehamilan aku sudah diberikan tanda-tanda tapi aku kok yah cuek aja. Misalnya dari awal hamil Rafa aku selalu ngeflek dan

MEWUJUDKAN RESOLUSI DI TAHUN 2018 DENGAN OBIDA

Hari-hari berlalu begitu cepat, tidak terasa sudah memasuki penghujung bulan januari tahun 2018 ini. Perasaan baru kemarin saya menjadi seorang ibu, sekarang usia si kecil sudah memasuki 5tahun yang sebentar lagi akan memasuki dunia sekolah. Bersama suami dan si kecil Menjadi seorang istri dan ibu pasti sangat membahagiakan bagi setiap wanita begitupun dengan saya. Awal nya saya adalah anak yang manja dan selalu bergantung pada mama tapi sekarang malah menjadi seorang mama yang justru menjadi tempat ber manja ria bagi makhluk kecil bernama anak. Sejak menjadi seorang ibu, ada banyak perubahan yang terjadi pada saya, mulai dari kebiasaan, sikap hingga sifat saya. Dalam hal konsumsi makanan misalnya, dulu saya tidak suka sayur dan selalu makan sembarangan. Misalnya jajanan di jalan seperti gorengan sudah menjadi makanan favorit saya. Karena gorengan di pinggir jalan itu menurut saya jauh lebih enak dibandingkan dengan gorengan yang saya buat sendiri di rumah. Tetapi setelah me