Kamis, 19 Maret 2020

KEBAHAGIAANKU ADALAH MELIHAT ANAKKU BAHAGIA


Sebagai orang tua, tentunya kebahagiaan anak adalah no 1. Apapun akan dilakukan agar buah hati selalu tersenyum dan riang gembira. Hal itulah yang selalu MamaWie usahakan untuk Abang AL dan Adik Haira, kedua buah hatiku yang sangat tampan dan cantik. Tapi hal ini bertolak belakang dengan hasil survei yang dilakukan oleh Tiga Generasi menyatakan bahwa orang tua di Indonesia ternyata belum menjadikan kebahagiaan sebagai prioritas dalam pola asuh. Survei yang dilakukan kepada lebih dari 1.400 responden orang tua yang tersebar di beberapa kota Indonesia tersebut menunjukkan bahwa 93% responden belum memprioritaskan kebahagiaan untuk mendukung tumbuh kembang anak.
Pembicara di acara Lactogrow, dalam rangka Hari Kebahagiaan Internasional (sumber : Lactogrow)


Sebagaimana yang disampaikan oleh Brand Executive Nestlé LACTOGROW Pramudita Sarastri pada live streaming acara Hari Kebahagiaan Internasional di Jakarta bahwa “Hasil survei ini adalah salah satu alasan kami untuk terus menjalankan kampanye Grow Happy yang sudah dilakukan sejak 2017 sebagai bentuk komitmen Nestlé LACTOGROW untuk bersama-sama dengan para orang tua mendukung anak untuk tumbuh bahagia dalam proses tumbuh kembangnya. Di tahun ini, kami juga menghadirkan Grow Happy Club, program loyalitas dari Nestlé LACTOGROW yang menyediakan ragam informasi untuk membantu orang tua memastikan tumbuh kembang optimal anak serta berbagai program menarik dari Nestlé LACTOGROW”.

Dalam kesempatan yang sama, Dokter Spesialis Anak Dr. dr. Ariani Dewi Widodo, Sp.A(K) menambahkan bahwa faktor kesehatan juga memiliki peranan penting dalam mendukung tumbuh anak tumbuh bahagia, terutama kesehatan saluran cerna. “Saluran cerna yang sehat akan membantu penyerapan nutrisi dengan baik dan mendukung daya tahan tubuh anak sehingga tidak gampang sakit serta dapat mempengaruhi mood dan perkembangan kognitif untuk mendukung pertumbuhan anak. Salah satu cara untuk menjaga kesehatan saluran cerna adalah dengan menjaga keseimbangan mikrobiota di dalamnya, yang dapat dilakukan dengan cara pemberian asupan probiotik terutama Lactobacillus reuteri yang aman dan teruji secara klinis bermanfaat bagi pencernaan.”

Psikolog anak Ayoe P. Sutomo, M.Psi, Psikolog, CGA  dari Tiga Generasi menjelaskan, “Kami percaya bahwa anak yang merasa bahagia dalam proses tumbuh kembangnya akan mempunyai rasa percaya diri, lebih mandiri, mudah bersosialisasi, dan bekerja sama dengan lebih baik. Rasa bahagia juga membuat anak lebih termotivasi belajar sehingga lebih berprestasi, mempermudah orang tua untuk menanamkan nilai-nilai keluarga yang positif, berpikir lebih optimis dan positif, serta lebih mudah berempati dan membantu orang lain.”
Untuk mendukung anak tumbuh bahagia, maka kebahagiaan perlu dibangun sejak dini oleh orang tua, di antaranya dengan menerapkan rutinitas harian sejak usia dini dan membangun hubungan yang berkualitas dengan orang tua.

Maka dari itu, aku dan Pak Suami selalu berusaha menciptakan kebahagian di keluarga kecil kami. Sebagai contoh, dengan bercanda, nonton tv bersama, jalan-jalan sore, membelikan mainan sebagai hadiah karena si Abang mendapat nilai bagus di sekolah, dll.

Kedua buah hatiku tersayang (sumber:pribadi)

Kebahagiaan buah hatiku yang diciptakan di rumah (sumber : pribadi)

Sangat disayangkan Hari Kebahagiaan Internasional tahun 2020 ini bertepatan dengan mewabahnya virus corona di Indonesia. Yang dimana kita ketahui bersama dengan adanya wabah tersebut beberapa aktivitas diluar rumah menjadi terbatas. Harusnya si Abang bisa bermain bersama-sama dengan temannya di sekolah, sekarang dia hanya bisa bermain dengan adiknya dirumah. Tapi, positifnya si Abang dan Adik bisa lebih dekat dan kebahagiaan juga dapat diciptakan di dalam rumah.
Abang Al yang harusnya bangun pagi untuk sekolah beberapa hari ini bisa bangun agak siang. Yaa menurut aku dengan bangun agak siang aja merupakan kebahagiaan bagi dia, hal tersebut terbukti dengan setiap bangun dia sangat happy dan langsung ajak bercanda adiknya yang sudah bangun duluan. Walaupun bangun agak siang, dia tidak lupa mengerjakan tugas sekolahnya dan tetap belajar.
Selamat Hari Kebahagiaan Internasional, semoga kebahagiaan selalu menyelimuti kita semua dan wabah virus ini cepat berlalu. Sehat selalu temen-temen.

0 komentar:

Posting Komentar