Selasa, 07 Januari 2020

MOBILE JKN MEMPERMUDAH PELAYANAN BPJS KESEHATAN


Kadang akutuh suka sedih melihat mama yang harus pagi-pagi datang ke Rumah Sakit setiap bulan untuk kontrol karena penyakit diabetes yang dideritanya. Karena menurut mama kalau tidak pagi-pagi akan mendapatkan nomor antrian yang besar sehingga harus mengantri lama di rumah sakit. Biasanya setelah shalat subuh mama berangkat ke rumah sakit dengan membawa surat rujukan dari klinik dan kartu BPJS Kesehatan untuk mengambil nomor antrian. Walaupun sudah berangkat subuh tetap saja ada yang lebih pagi datang nya dari mama ku sehingga mama biasanya baru selesai kontrol di rumah sakit dan pulang ke rumah sekitar pukul 12.00 siang. Kalau aku sih udah BT banget pasti nunggu di rumah sakit selama itu tapi yah mau gimana lagi kalau tidak kontrol dan minum obat gula darah mama bisa tinggi yang menyebabkan mama lemas.
Aku mama dan H2

Tapi mungkin bulan kemarin adalah bulan terakhir mama harus datang subuh ke rumah sakit untuk mengambil nomor antrian karena sejak awal tahun 2020 ini BPJS Kesehatan meningkatkan kualitas pelayanan nya yaitu kita bisa mengambil nomor antrian lewat aplikasi Mobile JKN yang bisa kita download di smartphone android maupun IOS. Sebenarnya sih MamaWie sudah menggunakan aplikasi Mobile JKN ini sejak lama bahkan sering banget untuk berobat ke klinik tidak membawa kartu, hanya menunjukkan no kartu yang ada di aplikasi ini.
Tampilan Mobile JKN

Banyak sekali manfaat yang peserta JKN – KIS dapatkan dengan mendownload Mobile JKN ini, selain bisa membayar iuran, bisa merubah faskes, bisa turun kelas, bisa melihat riwayat pelayanan dan pendaftaran peserta ada yang baru yaitu :
  • Sistem Antrian
  • Display Tempat Tidur

Sistem antrian ini yang tadi MamaWie sudah jelaskan diatas jadi lebih mempermudah para peserta untuk tidak datang ke rumah sakit mengambil nomor antrian. Peserta hanya perlu mengambil nomor antrian melalui aplikasi Mobile JKN ini dan apabila sudah tahu dapat nomor antrian berapa jadi bisa memperkirakan harus ke rumah sakit pada pukul berapa, ini juga meminimalisir antrian di rumah sakit.

Nah untuk display tempat tidur sendiri dengan aplikasi Mobile JKN kita para peserta bisa melihat ketersediaan kamar di rumah sakit yang kita inginkan secara online yang sudah diupdate selama 24jam setiap hari. Jadi tidak ada alasan kamar penuh apabila kita melihat secara langsung. Contohnya saja MamaWie coba mengecek salah satu rumah sakit dan memang benar diaplikasi ini terlihat berapa jumlah kamar yang tersedia dan berapa jumlah tempat tidur yang kosong. Pelayanan makin baik dan memudahkan para peserta JKN-KIS memang hanya dengan satu genggaman.
Contoh display tempat tidur di salah satu RS menggunakan Mobile JKN

Bahkan untuk pasien gagal ginjal kronis stadium akhir yang memerlukan Hemodialisis (HD) rutin di Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL) yang telah dilengkapi finger print telah dikembangkan fitur baru dimana surat rujukan yang telah habis masa berlakunya dapat diperpanjang di rumah sakit tidak perlu kembali ke fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP).
Bapak Reno Herman

Menurut Bapak Beno Herman sebagai Asisten Deputi Bidang Manajemen Fasilitas Kesehatan kemarin, 06 Januari 2020, untuk sistem antrian elektronik ini sendiri pada tahun 2019 sudah ada sekitar 80% rumah sakit yang menjalaninya. Sedangkan untuk Display Tempat Tidur sendiri ada sekitar 78% rumah sakit yang sudah menerapkan nya. Di tahun 2020 ini BPJS Kesehatan akan terus meningkatkan pelayanan nya semoga bisa 100% jadi kita sebagai peserta JKN – KIS makin mudah hanya dengan satu genggaman untuk mengakses semuanya.

Jadi untuk kalian peserta JKN – KIS yang ingin mudah mendapatkan segala informasi serta pelayanan langsung download aja Mobile JKN. Tapi walaupun pelayanan oke dan ditingkatkan oleh BPJS Kesehatan MamaWie seih selalu berharap agar selalu diberikan kesehatan untuk diri sendiri dan keluarga. Aamiin. Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan yah walaupun kita menjadi peserta JKN – KIS. Aamiin.

0 komentar:

Posting Komentar