Langsung ke konten utama

MOBILE CUSTOMER SERVICE (MCS) LAYANAN JEMPUT BOLA BPJS KESEHATAN


Beberapa waktu lalu kita sempat dihebohkan dengan rencana kenaikan iuran BPJS Kesehatan yang akan berlaku mulai 1 Januari 2020. Tapi ternyata bukan hanya kenaikan iuran saja, BPJS pun memperbaiki sistem pelayanan nya. Salah satunya yaitu dengan BPJS Kesehatan Jemput Bola yang merupakan program layanan Mobile Custumer Service (MCS) Terintegrasi selama Bulan Desember 2019 dengan layanan utama kemudahan turun kelas bagi peserta PBPU/BP, selain layanan lainnya seperti pendaftaran, perubahan data, informasi dan pengaduan serta pembayaran iuran (kerjasama dengan PPOB).

Menurut Ibu Dwi Asmariyati sebagai Asisten Deputi Bidang Pengelolaan Pelayanan Peserta, Aktifitas Mobile Customer Service (MCS) dilaksanakan setiap hari kerja maupun hari libur (sesuai kebutuhan) mulai tanggal 9 Desember 2019 dengan sasaran pasar,desa/kecamatan, faskes dan area Car Free Day/event. Jadi masyarakat atau peserta JKN KIS hanya tinggal melihat informasi kapan dan dimana MCS dilaksanakan tanpa perlu datang ke kantor cabang.

Mobile Customer Service (MCS) sendiri merupakan kanal layanan berupa mobil yang dilengkapi dengan infrastruktur pendukung operasional pelayanan peserta untuk pendaftaran, perubahan data, cetak kartu dan pemberian informasi serta penanganan pengaduan. Bahkan waktu yang diperlukan untuk perubahan data sangat cepat, apabila persyaratan sudah kita bawa hanya butuh waktu sekitar 15-30 menit.

Tujuan MCS sendiri yaitu sebagai upaya untuk mendekatkan dan meningkatkan pelayanan kepada peserta BPJS Kesehatan dengan menggunakan konsep “Jemput Bola” serta sebagai media promosi dan corporate brand kepada masyarakat luas. MCS sendiri dilakukan di seluruh wilayah Indonesia bahkan menyasar ke wilayah pedalaman yang akses nya masih susah dilewati. Contohnya di KC Manokwari, KC Curup, KC Bukit Tinggi, KC Banjarmasin, KC Tulung Agung dan KC Samarinda.
Beberapa MCS yang sudah dilakukan
Dok : BPJS Kesehatan

Menurut Peraturan Presiden Nomor 75 Tahun 2019 Penyesuaian Iuran JKN-KIS mulai 1 Januari 2020 bagi peserta PBPU/PU (Mandiri) disesuaikan menjadi :
  • Kelas I   menjadi Rp 160.000 /orang/bulan
  • Kelas II  menjadi Rp 110.000 /orang/bulan
  • Kelas III menjadi Rp 42.000 /orang/bulan

Nah pasti banyak yang agak keberatan dengan kenaikan iuran ini dan banyak yang ingin turun kelas, untuk turun kelas sendiri tidak sulit serta bisa dilakukan dimana pun, yaitu:
  • Tanpa syarat minimal 1 tahun
  • Tanpa persyaratan khusus
  • Dapat dilakukan dalam kondisi non aktif/menunggak
  • Dapat dilakukan melalui aplikasi Mobile JKN, BPJS Kesehatan Care Center 1500 400, Mobile Customer Service dan Kantor Cabang/ Kabupaten/ Kota BPJS Kesehatan

Hanya dengan membawa kartu BPJS Kesehatan asli yang lama dan kartu keluarga saja, bahkan tidak ada batasan untuk perpindahan perkelasnya. Pasti banyak permintaan yang berpindah ke kelas III dan itu tidak dibatasi. Lebih baik pindah kelas asal tetap bayar iuran daripada bertahan di Kelas yang sebelumnya tapi tidak bayar iuran.

Bahkan untuk peserta JKN-KIS yang tidak aktif tapi tetap ingin pindah kelas bisa loh tanpa harus melunasi tunggakan terlebih dahulu. Istilahnya tunggakan bisa dipending tapi tetap harus dibayar yah. Nah saat turun kelas hanya perlu membayar kelas yang kita inginkan. Benar-benar memudahkan para pesertanya dengan MCS ini jadi kita tidak perlu datang ke kantor cabang untuk melakukan turun kelas dan layanan lainnya. Untuk informasi lebih lanjut tentang jadwal kapan dan dimana MCS berada jangan lupa pantau terus media sosial BPJSKesehatan.

Komentar

  1. Klo jemput bola gini, bpjs bisa lebih optimal layani masyarakat

    BalasHapus
  2. Benar sekali dan pastinya sangat memudahkan masyarakat

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

RE-RICE MEMBUAT BERAS HIDUP DAN SEHAT

Nasi adalah makanan pokok orang Indonesia. Hampir sebagian besar orang Indonesia mengkonsumsi nasi. Bahkan banyak orang yang beranggapan kalau belum makan nasi perut belum kenyang padahal itu hanya sugesti kita aja kali yah. Nasi berawal dari beras dan beras yang baik akan menghasilkan nasi yang baik pula untuk kesehatan tubuh kita. Karena kesehatan di awali dengan apa yang kita konsumsi. Belakangan ini marak sekali beras yang tidak baik di jual di pasaran. Mulai dari beras yang pakai pemutih dan bahan berbahaya lain nya. Harga beras akhir-akhir ini sangat tinggi sehingga membuat para produsen mengakali nya dengan mencampur bahan berbahaya agar tetap mendapatkan untung yang besar tanpa memikirkan kesehatan para konsumen nya. Sebagai ibu peran kita sangat penting untuk menjaga kesehatan keluarga kita karena kita yang biasa membeli dan memilih beras serta makanan lain nya untuk keluarga kita. Beras digiling dengan Re-Rice dan Beras yang kita bawa dari rumah Sebagai ibu kita

KESALAHAN AKU DI MASA LALU

Malam ini aku lagi tidak bisa tidur. Tidak tau kenapa hati dan pikiran tuh lagi kepikiran tentang masa lalu. Masa lalu dimana aku pernah kehilangan malaikat kecilku. Awalnya aku seorang wanita karier tapi semua itu aku lepas demi si kecil. Pengalaman adalah guru yang paling berharga, mungkin kata-kata itu tepat buat aku. Setelah kehilangan anak pertama aku M. Rafa Ramadhan aku lebih award kepada diri aku sendiri dan keluarga. Sebagai seorang wanita aku sangat bersyukur karena tidak lama setelah menikah aku langsung di berikan kepercayaan untuk menjadi ibu. Walaupun itu tidak lama, aku hanya diberikan waktu 10hari untuk mengurus Rafa karena pemilik Rafa lebih sayang kepadanya jadi Rafa di panggil lagi oleh sang khalik. Di saat hamil Rafa Semua itu mungkin karena kesalahan aku dan keegoisan aku. Selama hamil Rafa aku terlalu sibuk dan cuek. Padahal dari awal kehamilan aku sudah diberikan tanda-tanda tapi aku kok yah cuek aja. Misalnya dari awal hamil Rafa aku selalu ngeflek dan

MEWUJUDKAN RESOLUSI DI TAHUN 2018 DENGAN OBIDA

Hari-hari berlalu begitu cepat, tidak terasa sudah memasuki penghujung bulan januari tahun 2018 ini. Perasaan baru kemarin saya menjadi seorang ibu, sekarang usia si kecil sudah memasuki 5tahun yang sebentar lagi akan memasuki dunia sekolah. Bersama suami dan si kecil Menjadi seorang istri dan ibu pasti sangat membahagiakan bagi setiap wanita begitupun dengan saya. Awal nya saya adalah anak yang manja dan selalu bergantung pada mama tapi sekarang malah menjadi seorang mama yang justru menjadi tempat ber manja ria bagi makhluk kecil bernama anak. Sejak menjadi seorang ibu, ada banyak perubahan yang terjadi pada saya, mulai dari kebiasaan, sikap hingga sifat saya. Dalam hal konsumsi makanan misalnya, dulu saya tidak suka sayur dan selalu makan sembarangan. Misalnya jajanan di jalan seperti gorengan sudah menjadi makanan favorit saya. Karena gorengan di pinggir jalan itu menurut saya jauh lebih enak dibandingkan dengan gorengan yang saya buat sendiri di rumah. Tetapi setelah me