Langsung ke konten utama

MODUL 'IYA BOLEH' UNTUK ANAK UNGGUL INDONESIA


Menjadi orang tua memang tidak ada sekolahnya, tapi setiap orang tua selalu ingin memberikan yang terbaik untuk anaknya begitupun dengan mama wie. Karena ingin memberikan yang terbaik untuk bos kecil mama wie menjadi orang tua yang over protektif sehingga membatasi ruang gerak bos kecil. Misalnya saja mama wie melarang bos kecil untuk minum ice cream, mandi hujan, naik perosotan, lari-larian dan sebagainya hanya karena mama wie takut bos kecil sakit dan terluka.
Bersama bos kecil di 'Iya Boleh Camp'

Sehingga semua larangan yang mama wie berikan kepada laki-laki yang ingin mempunyai adik ini menjadikan bos kecil menjadi anak yang “penakut”. Yes bos kecil yang dulunya berani naik kuda, lihat ondel-ondel menjadi anak laki-laki yang tumbuh besar dengan rasa takut. Setiap melihat ondel-ondel, naik kuda sekarang bos kecil takut karena dulunya kalau bos kecil melakukan kesalahan selalu mama wie bilang nanti dibawa ondel-ondel.

Mungkin itulah yang membuat bos kecil tumbuh menjadi anak yang penakut, semua memang kesalahan kami sebagai orang tua. Bersyukur nya aku dipertemukan dengan Dancow melalui media sosial sehingga banyak pengetahuan yang aku dapatkan bagaimana menjadi orang tua yang tidak takut berkata 'IYA BOLEH' untuk anaknya. Awalnya memang agak susah selalu berkata #iyaboleh untuk anak apalagi untuk hal eksplorasi yang baru anak kita lakukan. Banyak kekhawatiran pasti di dalam hati, mulai dari takut kotor, takut jatuh, takut sakit dan sebagainya.

Alhamdulillah bos kecil menjadi anak yang berani karena mama wie coba berkata #IyaBoleh

Walaupun berat aku coba mulai membiasakan berkata #iyaboleh untuk anak laki-laki yang suka main bola ini dan ternyata luar biasa dampaknya, bos kecil menjadi anak yang lebih berani, cerdas, kreatif, peduli dan mandiri. Berkata iyaboleh juga tidak sembarangan yah bunda kita harus selalu mendampingi si kecil dalam bereksplorasi agar si kecil tetap aman dan terlindungi.
'Iya Boleh' main di 'Iya Boleh Camp'

Seperti pucuk dicinta ulam tiba, ketika mama wie sedang mengajak bos kecil bermain disebuah mall Jakarta ternyata ada event 'Iya Boleh Camp', bos kecil langsung mengajak mama wie main disana dan pastinya #iyaboleh dong main disana.

Sambil menemani anak laki-laki yang suka makan tempe ini mama wie duduk dan mendengarkan tentang acara Iya Boleh Camp. Ternyata acara kali ini adalah peluncurkan Modul iya boleh yang tersedia serta dapat diakses serta diunduh secara Gratis melalui laman DANCOW Parenting Center, sehingga dapat menjangkau lebih banyak lagi orang tua di Indonesia dan memberi dampak positif bagi sebanyak mungkin anak Indonesia.

Modul ini diluncurkan karena melihat antusias masyarakat dalam gerakan ‘1 Juta Iya Boleh’ dari DANCOW Advanced Excelnutri+ yang telah berhasil mengumpulkan lebih dari 1 Juta ‘Iya Boleh’ dalam kurun waktu 2 buan sejak diluncurkan pada bulan Februari 2019 kemarin. Hal ini menunjukkan bahwa semakin banyak orang tua yang memahami pentingnya dukungan terhadap eksplorasi dan sosisalisasi si kecil agar dapat tumbuh berkembang menjadi Anak Unggul Indonesia.

Dalam meningkatkan Anak Unggul Indonesia, Dancow sendiri memiliki 3 pilar penting yang harus diberikan oleh Bunda untuk si kecil, yaitu :
  1. Nutrisi
  2. Stimulasi dan
  3. Cinta

Menurut Lidya Sahertian, Brand Manager DANCOW Advanced Excelnutri+ mengatakan, “Sebagai mitra terpercaya orang tua, DANCOW Advanced Excelnutri+ senantiasa mengedukasi dan mendorong para orang tua Indonesia untuk berkata ‘Iya Boleh’ demi mendukung si kecil bebas bereksplorasi dan mengembangkan potensi mereka. Melanjutkan Gerakan ‘1 Juta Iya Boleh’ yang diluncurkan Februari 2019 lalu, DANCOW Advanced Excelnutri+ meluncurkan modul ‘Iya Boleh untuk Anak Unggul Indonesia’.”
Para Pakar di bidangnya masing-masing

Di dalam modul ini ada 101 ilmu parenting yang ditulis oleh para ahli dibidangnya masing-masing. Dengan adanya modul ini juga diharapkan untuk turut berperan dalam mempersiapkan Generasi Emas 2045 mendatang. “Bisa dibayangkan apa yang akan terjadi apabila generasi muda dalam usia produktif saat itu tidak memiliki kecakapan dan karakteristik yang unggul. Menjadi tanggung jawab kita sebagai orang tua untuk mempersiapkan anak-anak dengan berbagai kecakapan yang sesuai dengan perkembangan zaman, juga membekali mereka dengan karakter yang kuat agar dapat membawa Indonesia semakin maju,” tambah Ratih Ibrahim, Psikolog.

“Orang tua adalah pihak yang paling bertanggung jawab terhadap terhadap pembentukan karakter generasi mendatang. Untuk itu kami menyambut baik inisiatif pembuatan modul ‘Iya Boleh untuk Anak Unggul Indonesia’ sebagai panduan pengasuhan si Kecil yang dilengkapi dengan tips-tips yang bisa dipraktekkan orang tua dalam kehidupan sehari-harinya.” Ungkap Drs. Hendra Jamal, M.Si Asisten Deputi Pemenuhan Hak Anak Atas Kesehatan dan Kesejahteraan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia.

Menurut pakar nutrisi Prof. Dr. dr. Saptawati Bardosono, M.Sc. dalam peluncuran Modul ‘Iya Boleh’ kemarin mengatakan bahwa ketika anak bereksplorasi, ada banyak tantangan penyakit yang mungkin bisa mengganggu, seperti infeksi saluran pernafasan dan diare. Hasil riset menunjukkan 41,9% anak Indonesia masih sering terkena infeksi saluran pernafasan dan 12,2% anak masih sering terkena diare. Oleh karena itu anak harus mendapatkan nutrisi dan perlindungan yang tepat. Hal ini bisa dilakukan dengan memberikan asupan probiotik seperti Lactobacillus Rhamnosus yang telah teruji klinis dapat membantu menurunkan risiko infeksi saluran pernafasan, infeksi saluran cerna, dan meningkatkan daya tahan tubuh.

Lactobacillus Rhamnosus bisa didapatkan di dalam DANCOW Advanced Excelnutri+ jadi walaupun anak bereksplorasi mereka tetap terlindungi. Jadi, mulai saat ini jangan takut berkata ‘Iya Boleh’ untuk si kecil. Selain itu juga Modul ‘Iya Boleh’ bisa didapatkan secara digital di iyaboleh.co.id. Dengan berkata ‘Iya Boleh’ tentu kita sebagai orang tua mengharapkan anak kita menjadi Anak Unggul Indonesia yang mempunyai 5 karakteristik, yaitu :

  1. Berani
  2. Cerdas
  3. Kreatif
  4. Peduli
  5. Pemimpin
Keseruan bos kecil bereksplorasi di 'Iya Boleh Camp'

Nah di “Iya Boleh Camp” kemarin aku membebaskan anak laki-laki yang suka minum susu Dancow rasa cokelat ini bereksplorasi di semua booth dengan berkata ‘Iya Boleh’ tanpa takut terjatuh dan kotor. Yuk bunda mulai sekarang kita menjadi ibu pintar untuk mendukun anak kita menjadi Anak Unggul Indonesia dengan mempelajari modul ‘Iya Boleh’ dan selalu berkata ‘Iya Boleh’ untuk si kecil.
Selalu minum 1gelas DANCOW Advanced Excelnutri+ rasa cokelat setiap pagi dan malam hari

Komentar

Postingan populer dari blog ini

FINEXPO BIK 2021 PRUDENTIAL INDONESIA

Setuju kah kalau MamaWie bilang ibu itu menteri keuangan dalam keluarga? Bagaimana tidak karena seorang ibu bisa mengatur keuangan keluarga dalam satu bulan, mulai dari memilah mana kebutuhan utama mana kebutuhan sekunder. Maka dari itu penting nya para ibu belajar cara tepat mengelola keuangan yang baik dalam keluarga. MamaWie sendiri berasa belum menjadi menteri keuangan yang baik untuk keluarga karena masih suka membeli sesuatu yang belum menjadi kebutuhan, belum punya tabungan, belum punya dana darurat dan bahkan yang tidak kalah penting MamaWie belum memiliki asuransi kesehatan untuk keluarga. Saat ini kami masih mengandalkan BPJS Kesehatan, mengapa? Karena kami masih belum bisa memilih asuransi kesehatan apa yang tepat untuk keluarga kami. Abank Haidar ketika operasi cabut pen Padahal MamaWie sendiri menyadari bahwa asuransi kesehatan sangat penting apalagi ketika ada keluarga yang sakit dan membutuhkan penanganan medis secara cepat dan tepat. Karena kalau menggunakan BPJS Kese

9AAE FRISIAN FLAG PRIMAGROW CEGAH STUNTING PADA ANAK

Sebagai ibu pasti sedih kalau buah hatinya selalu dibandingkan dengan buah hati orang ,ain begitupun dengan MamaWie. Seperti Humaira 24 bulan yang selalu di bilang lebih kurus, pendek dibandingkan dengan sepupunya yang hanya berbeda 3 bulan jarak kelahirannya, Humaira lahir bulan Juli sedangkan sepupunya lahir bulan Oktober. Memang sepupu Humaira yang berjenis kelamin laki-laki ini jauh lebih besar dan tinggi tubuhnya sehingga itu yang membuat Humaira dibilang kurang gizi dan harus konsultasi ke dokter anak dan lain-lain. Humaira  Tapi ketika MamaWie melihat pertumbuhan dan perkembangan Haira nama panggilan anak perempuan ini cukup baik dan ada penambahan walaupun tidak terlalu signifikan membuat MamaWie lega kalau Haira tuh tumbuh wajar sesuai dengan usianya karena memang saat lahirpun anak perempuan yang sudah bisa makan sendiri ini berat badan dan tinggi badan nya normal tidak terlalu besar. Bahkan aku pun sudah konsultasi ke dokter dan Alhamdulillah Haira tumbuh dengan normal jad

KESALAHAN AKU DI MASA LALU

Malam ini aku lagi tidak bisa tidur. Tidak tau kenapa hati dan pikiran tuh lagi kepikiran tentang masa lalu. Masa lalu dimana aku pernah kehilangan malaikat kecilku. Awalnya aku seorang wanita karier tapi semua itu aku lepas demi si kecil. Pengalaman adalah guru yang paling berharga, mungkin kata-kata itu tepat buat aku. Setelah kehilangan anak pertama aku M. Rafa Ramadhan aku lebih award kepada diri aku sendiri dan keluarga. Sebagai seorang wanita aku sangat bersyukur karena tidak lama setelah menikah aku langsung di berikan kepercayaan untuk menjadi ibu. Walaupun itu tidak lama, aku hanya diberikan waktu 10hari untuk mengurus Rafa karena pemilik Rafa lebih sayang kepadanya jadi Rafa di panggil lagi oleh sang khalik. Di saat hamil Rafa Semua itu mungkin karena kesalahan aku dan keegoisan aku. Selama hamil Rafa aku terlalu sibuk dan cuek. Padahal dari awal kehamilan aku sudah diberikan tanda-tanda tapi aku kok yah cuek aja. Misalnya dari awal hamil Rafa aku selalu ngeflek dan