Jumat, 09 Februari 2018

MEET ME AFTER SUNSET FILM PERCINTAAN REMAJA YANG BERBEDA

Jumat, 08 Februari 2018
Menghadiri Press Screening Meet Me After Sunset

Aku berkesempatan mendapat undangan dari Blogger Crony dan MNC Pictures untuk hadir di acara Press Screening Film Meet Me After Sunset di CGV Grand Indonesia. Press Screening ini mengundang para blogger dan media.
Sebelum nonton foto bersama
Pic diambil dari grup BCC

Tentunya aku tidak akan melewatkan kesempatan berharga ini karena aku memang mencintai film Indonesia. Bahkan karena terlalu semangat aku datang ke CGV Grand Indonesia pukul 12.30 karena aku tidak mau sampai telat menyaksikan film ini. Sesampainya di Grand Indonesia aku langsung menuju CGV. Gala Premiere Meet Me After Sunset dimulai pukul 14.30 dan sebelum masuk ke studio kami para blogger dan wartawan melakukan registrasi terlebih dahulu. 
Sutradara dan Para Pemain Meet Me After Sunset

Press Screening Meet Me After Sunset ini di hadiri oleh Sutradara Danial Rifki dan para pemain film seperti Agatha Chelsea, Maxime Bouttier, Billy Davidson, Yudha Keling, dan yang lainnya. Film yang akan tayang pada tanggal 22 Februari 2018 ini berbeda dengan film-film percintaan remaja lainnya. 

Perbedaan film ini dibandingkan dengan film-film percintaan lain nya yaitu di film ini tidak ada yang namanya pegangan tangan, pelukan apalagi ciuman. Walaupun tidak ada adegan itu tapi film ini tetap mengenai perasaan kita para penontonnya. 

Awal mula film Meet Me After Sunset ini berawal dari Vino yang diperankan oleh Maxime Bouttier di ajak pindah orang tuanya dari Jakarta ke Ciwidey, Bandung tanpa persetujuan nya terlebih dahulu. Vino merasa agak kesal karena menurutnya di Ciwidey sepi. Tapi semua itu berubah setelah Vino bertemu dengan Gadis yang diperankan oleh Agatha Chelsea

Awalnya Vino merasa penasaran ketika melihat dari kamar ada seorang gadis dengan tudung merah berjalan sendirian diantara pepohonan. Lalu Vino mencoba mengejarnya setelah bertemu dengan Gadis ternyata Gadis malah pergi menghindari Vino. Melihat tingkah Gadis seperti itu Vino malah makin penasaran ingin mendekati Gadis. 

Semenjak kejadian itu Vino langsung mencari tau tentang Gadis, ternyata Gadis sangat dekat dengan Bagas seorang penjaga hutan yang diperankan oleh Billy Davidson. Walaupun Gadis dekat dengan Bagas tapi Vino tetap ingin mendekati Gadis. Berbagai cara dilakukan Vino untuk bisa dekat dengan Gadis. 

Suatu hari Vino mendatangi Gadis di bukit karena memang bukit tempat Gadis menyendiri dengan dunianya tapi Gadis malah pergi, karena terburu-buru buku harian Gadis tertinggal dan Vino pun langsung mengambil dan membaca buku harian Gadis. 

Sejak membaca buku harian Gadis itu Vino pun langsung berusaha ingin mewujudkan keinginan-keinginan Gadis. Mulai dari Gadis ingin sekolah, Gadis ingin keluar di siang hari sampai membuat rumah di bukit. 

Apakah Vino bisa mewujudkan semua keinginan Gadis?
Lalu kenapa Gadis tidak bisa keluar rumah di siang hari?
Apakah Gadis Vampire? hehehe. Tapi ini kan bukan film hantu yah.hehehe.
Bagaimana dengan Vino dan Bagas yang mencintai Gadis?

Yuk dapatkan semua jawaban nya di film Me After Sunset yang akan tayang pada tanggal 22 Februari 2018 di bioskop-bioskop kesayangan kalian.
Film percintaan remaja ini berbeda dengan film percintaan remaja pada umumnya. Jadi pastikan kalian semua nonton Meet Me After Sunset.

16 komentar:

  1. Jarang banget y mb film yang tidak menampilkan seksualitas gitu. Jadi bnyk pelajaran yang bisa kita ambil...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyes bener banget mba kita dibuat penasaran endingnya

      Hapus
  2. Aku jadi penasaran nih mbak sama film ini... keren saja begitu film remaja tanpa adegan 'itu'... Btw rate usia untuk film ini berapa ya mbak..?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yuk saksikan di bioskop nanti, bisa untuk anak 17+ mba

      Hapus
  3. Awalnya saya juga menebak-nebak genre film remaja ini kayak gimana. emang ternyata gak bisa ditebak juga genrenya, endingnya sih masih bisa ditebak :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya justru tidak menebak endingnya mba karena fokus ke Gadis.hehehe

      Hapus
  4. seting tempat di ciwidey.. favorit saya nih

    BalasHapus
  5. Nahhh, romantic memang tak harus ditunjukkan dgn kontak fisik ya

    BalasHapus
  6. wah penasaran
    gimana mereka bisa romnatis dengan cara lain
    bsia jadi list akhir bulan

    BalasHapus
  7. Bahagianya yaya tinggal di Ibukota dan kota kota besar, kesempatan buat ikut acara seperti ini terbuka lebar

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar banget nilai plus nya tinggal di ibukota lebih banyak dapat ilmu

      Hapus
  8. Aku pikir tadinya ini film beneran bakal ada vampire nya kaya di trailer. Ternyata oh ternyata....
    Eh tapi bagus filmnya. Beda dengan film-film drama romantis yang lagi ramai.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar banget mba bahkan ending nya tidak bisa kita tebak

      Hapus