Minggu, 17 Februari 2019

‘ORYZA GRACE’ RICE BRAN OIL MINYAK YANG BAIK UNTUK KESEHATAN


Saat ini aku sedang mengandung anak ketigaku. Dengan kondisi mengandung ini menganjurkanku untuk mengkonsumsi makanan-makanan yang sehat. Hal ini membuat aku lebih suka untuk memasak daripada membeli makanan diluaran. Karena menurutku kalo masak sendiri itu semuanya lebih terjamin, iya ga sih?. Yang menyebabkan aku berfikir seperti itu adalah ketika aku membeli pecel ayam dipinggir jalan dan melihat minyak yang digunakan untuk menggoreng ayam yang ku pesan membuat aku menggelengkan kepala. Yaampun minyaknya sudah hitam tidak karuan. Seketika aku langsung memikirkan anak dalam kandunganku. Maka dari itu, aku mulai saat ini lebih suka memasak sendiri. Bahan yang paling penting dan selalu dibutuhkan dalam memasak salah satunya yaitu minyak goreng.
Setelah melakukan pencarian tentang minyak goreng yang sehat dan healthy oil, akhirnya pilihanku jatuh kepada ‘ORYZA GRACE’ RICE BRAN OIL

‘ORYZA GRACE’ RICE BRAN OIL adalah minyak goreng alami hasil ekstrak bekatul padi yang bernutrisi sangat tinggi. ‘ORYZA GRACE’ RICE BRAN juga merupakan minyak bekatul atau minyak dedak. Rice Bran Oil adalah minyak dari serbuk halus yang melapisi bulir beras dalam biji padi, dan lazim disebut sebagai bekatul padi. Rice Bran Oil atau minyak bekatul kaya akan nutrisi yang berguna untuk kesehatan tubuh kita.


Alasan aku menjatuhkan pilihan kepada ‘ORYZA GRACE’ RICE BRAN OIL karena produk ini memiliki beberapa keunggulan dari minyak goreng merek lainnya. 

Berikut beberapa keunggulan ‘ORYZA GRACE’ RICE BRAN OIL :
  • Rendah lemak jenuh

‘ORYZA GRACE’ RICE BRAN OIL memiliki konfigurasi lemak yang paling mendekati rekomendasi American Heart Association (AHA) yang menyebutkan bahwa lemak yang seimbang berkisar antara 37% Lemak Tak Jenuh Tunggal, 33% Lemak Tak Jenuh Ganda, 30% Lemak Jenuh.
  • Titik asap tinggi

Titik asap adalah titik ketahanan minyak goreng terhadap panas. Titik asap ‘ORYZA GRACE’ RICE BRAN OIL adalah 2540C, tertinggi di antara semua jenis minyak goreng. Menjadikannya aman pada suhu wajan saat penggorengan berlangsung, yang panasnya bisa mencapai 2200C.  
  • Tidak menyebabkan batuk

‘ORYZA GRACE’ RICE BRAN OIL tidak membentuk zat akrolein dalam minyaknya jadi konsumennya terhindar dari berbagai penyakit, salah satunya batuk.
  • Melezatkan makanan

Dengan ‘ORYZA GRACE’ RICE BRAN OIL, gorengan maupun tumisan menjadi lezat,renyah, dan gurih. Produk ini cocok dan aman untuk dipergunakan menggoreng (deep frying), menumis, memanggang, salad dressing, dan berbagai cara penyajian lainnya.
  • Mengadung Gamma Oryzanol

Yaitu antioksidan yang kuat untuk menangkal radikal bebas dan mencegah penuaan dini.
Dengan ‘ORYZA GRACE’ RICE BRAN OIL gorengan maupun tumisan menjadi lezat. Selain itu juga renyah. ‘ORYZA GRACE’ RICE BRAN OIL pilihan yang tepat untuk keluarga anda. Selain melezatkan makanan, ‘ORYZA GRACE’ RICE BRAN OIL juga menyehatkan, aman bagi penderita penyakit kolesterol dan jantung.

‘ORYZA GRACE’ RICE BRAN OIL tidak hanya dapat dikonsumsi sehari-hari sebagai minyak goreng, namun juga bisa dijadikan bahan dasar untuk industri kecantikan.
Minyak goreng ‘ORYZA GRACE’ RICE BRAN OIL dibandrol dengan harga Rp 79,900 per 1 liter, dan Rp 377,900 per 5 liter. ‘ORYZA GRACE’ RICE BRAN OIL dapat kita temukan di hypermart, carrefour, giant, hero,  yogya, tip top, galael, farmers market, lotte mart, aeon, the food hall, ranch market, naga, diamond supermarket. Tidak hanya di offline store, produk ini juga dapat kita temui di beberapa marketplace seperti lazada, tokopedia, dan blibli.
Kalian ada yang udah coba ‘ORYZA GRACE’ RICE BRAN OIL jangan lupa share pengalaman kamu juga ya di kolom comment.
Website & social media ‘ORYZA GRACE’ RICE BRAN :
Website: www.oryzagrace.com  
FB: www.facebook.com/ricebranoil  
IG: www.instagram.com/oryzagrace

Jumat, 15 Februari 2019

RENCANA BABYMOON PADA LIBURAN HARI RAYA NYEPI DI BALI


Senang sekali rasanya saat aku mengetahui bahwa aku diberikan titipan istimewa dari Allah untuk ketiga kalinya. Hampir 6 tahun aku menanti hadiah terindah ini. Dan Alhamdulillah sekarang kandunganku menginjak 4 bulan. Tidak hanya aku yang sangat senang, tetapi suami dan jagoan kecilku yang sekarang akan menjadi seorang abang pun sangat bahagia sekali. Terlebih aku pernah kehilangan buah hatiku yang pertama yang sebelumnya pernah aku ceritakan disini.  Jujur ketika aku melihat orang-orang di sekelilingku sudah memiliki buah hati lebih dari 1 membuat hatiku sedih. Dan selalu terlintas difikiranku “kapan ya aku bisa punya anak lagi?” berkat kesabaran dan ikhtiarku akhirnya Allah menjawab doa-doaku selama ini. Kehamilanku kali ini berbeda dengan saat aku mengandung anakku yang kedua. Kondisiku melemah, sedikit-sedikit mual tapi aku tetap enjoy menjalani nikmat mengandung ini. Karena kondisiku yang lemah ini aku terpaksa harus memperbanyak istirahat, mengkonsumsi makanan yang sehat dan tidak lupa untuk olahraga. Seperti yang belum lama ini aku sharing disini aku mengikuti acara senam di CFD Sudirman.

Dengan kondisi tidak bisa sering keluar rumah membuat aku menyibukkan diri dengan mengulik sosial media dan market place. Aku sering sekali melihat postingan beberapa teman instagramku yang sedang jalan-jalan dan beberapa tempat wisata di explore Instagram. Hal ini membuat aku berfikir untuk liburan sekaligus babymoon kali yaa. Aku mendiskusikan keinginanku untuk babymoon ini ke suamiku, dan kalian mau tau respon suamiku?? Dia merespon positif keinginanku ini. Kayanya tempat wisata yang aku tuju adalah Bali. Menurutku Bali tempat yang sangat cocok untuk babymoon. Banyak sekali lokasi-lokasi yang ingin aku explore di Bali. Rencananya aku akan mengunjungi Bali pada liburan Nyepi 2019 ini. Karena aku ingin sekali merasakan bagaimana kesunyian yang terjadi di pulau ini.
source www.bali-indonesia.com

Untuk yang belum mengetahui apa itu Hari Raya Nyepi, nih aku kasih tau ya. Menurut informasi yang aku dapatkan di Libur Hari Raya Nyepi . Hari Raya Nyepi merupakan perayaan Tahun Baru Hindu berdasarkan Kalender Saka. Peringatan hari raya ini telah dimulai sejak tahun 78 Masehi. Nyepi sendiri berasal dari kata sepi yang berarti sunyi, senyap, dan tidak ada kegiatan. Di Hari Raya Nyepi, berbagai aktivitas harian seperti bekerja ataupun bepergian ditiadakan karena perayaan dilakukan dengan sunyi dan penuh refleksi diri. Di Indonesia, perayaan hari besar keagamaan Hindu ini terlihat jelas di Bali.

Aku sendiri belum pernah liburan ke Bali, dan aku termasuk orang yang gamau repot. Jadi akupun mencari-cari paket wisata di pulau Dewata ini. Setelah mencari-cari akhirnya pilihanku jatuh pada traveloka. Kenapa akhirnya aku memilih traveloka? Karena traveloka menyediakan paket wisata yang membuat aku tidak perlu repot-repot lagi memikirkan transportasi, penginapan, dan tempat wisata. Dan di aplikasi traveloka juga banyak promonya jadi aku bisa lebih irit budget hehehe. Yaa namanya juga ibu-ibu maunya yang promoan terus deh. Jangan sampai bisa liburan tapi tidak bisa memenuhi keburuhan primer yakann hehe.

Aku tidak lupa pula untuk mencari tahu tips liburan babymoon agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Beberapa tips yang aku dapatkan dari temanku yang sudah melakukan babymoon yaitu :
  • Membawa bantal

Bantal bisa berguna untuk menjadi sandaran leher ataupun alas duduk yang dapat mengurangi rasa pegal.
  • Membawa bekal makanan atau snack

Ini sangat benar sekali, karena yang namanya berbadan dua itu pasti lebih mudah lapar kan yaa.
  • Menggunakan pakaian yang nyaman

Menggunakan pakaian yang berbahan katun dapat membuat kita lebih nyaman.
  • Enjoy

Tujuan babymoon itu untuk santai dan rileks, jadi nikmatilah liburannya.

Wah sudah terbayang olehku begitu indah dan nyamannya menghabiskan liburan babymoon ini di Bali. Terlebih pada saat perayaan Hari Raya Nyepi nanti. Aku mohon doanya sama teman-teman pembaca semua agar rencana liburan babymoonku ini terealisasikan dan berjalan dengan lancar serta aku dan babyku selalu sehat.

Semoga tulisan aku ini bisa bermanfaat untuk kalian semua pembaca setia blogku. Oh iya yang punya tips lainnya untuk babymoon dan wisata yang wajib aku kunjungi di Bali bisa langsung komen aja ya temen-temen.

Senin, 04 Februari 2019

IKUTAN ALLIANZ SWEAT CHALLENGE DI CAR FREE DAY SUDIRMAN



Seperti biasanya disetiap hari minggu pagi aku berolahraga bersama suami dan anakku. Tapi ada yang special di hari minggu kemarin, mamaku ikut serta. Kami menikmati weekend pagi di car free day Sudirman. Ini merupakan kali pertama mamaku olahraga di car free day Sudirman. Anakku sangat senang sekali bisa car free day bareng neneknya. Yaa maklum lah ya kalo ada neneknya Abang AL minta apa aja juga diturutin makanya dia happy.

Abang AL di backdrop SENAMPOOOLL!!
Nenek dan Abang AL
Sebenernya car free day kali ini aku khususkan untuk mengikuti acara SENAMPOOOLL!! bersama ALLIANZ SWEAT CHALLENGE”. Acara yang digagas oleh Allianz Indonesia bersama Gen FM ini diadakan di sekitaran car free day Sudirman tepatnya di sekitaran Grand Sahid. Dalam kesempatan kali ini Allianz mengajak masyarakat untuk senam bersama. Tidak hanya senam bersama, tetapi juga ada games, doorprizes, dan hiburan music dari Yuka Tamada. Tidak hanya itu, para peserta juga dapet sarapan gratis lho. Jadi sebelum kita membakar lemak lewat senam bersama, kita diberi asupan dulu biar tambah semangat.

Tidak beberapa lama setelah kenyang menyantap lontong sayur gratis ini, acara pun dimulai. Acara ini dibawakan oleh penyiar Gen FM yaitu Kemal dan Leo. Mereka menyapa para peserta dengan penuh semangat, mungkin karena habis sarapan lontong sayur kali yaa hahaha…. Tidak berlama-lama senampun langsung dimulai. Aku, suamiku dan mamaku mengikuti senam dengan penuh semangat tapi anakku tidak ikut, dia asik dipojokan nonton youtube karena sebelumnya dia habis ngambek jadi gamau ikutan senam deh.
Peserta semangat banget ya senamnya.

Aku gabisa ikutan senam sampai habis karena tiba-tiba mual, maklum lah ya aku lagi hamil muda. Jadi aku hanya melihat keseruan acara saja sambil nemenin anakku dipojokan. Setelah senam sesi pertama selesai, pengundian doorprizes pun dilakukan (yang aku tunggu-tunggu nihhh hahaha). Memang belum rezeki kali ya, bukan nomor doorprizes ku yang disebutkan huhuhu.
Pengundian doorprizes.

Selanjutnya sesi kedua pun dimulai yaitu senam Zumba. Wah senam sesi kedua ini lebih berat dari senam sesi satu, karena sesi satu itu senam Aerobik jadi lebih ringan. Tetapi hal ini tidak membuat peserta menjadi malas, justru peserta malah lebih semangat lagi. Aku sebenernya pengen banget ikutan senam tapi gimana kondisi tidak memungkinkan.

Setelah sesi kedua selesai MC pun mengadakan games. Gamesnya berupa pertanyaan-pertanyaan, seperti “Apa nama tempat olahraga Allianz yang berada di Ancol?” aku semangat banget deh kalo urusan games gini apalagi hadiahnya lumayan yaitu uang tunai Rp 100.000 dan goodie bag. Tetapi lagi-lagi aku ga dipilih sama MC untuk menjawab pertanyaan.
Peserta antusias banget ikutan games.

Selesai games, acara pun ditutup dengan penampilan dari Yuka Tamada. Yuka menyanyikan beberapa lagu, tetapi yang sangat diingat sama anakku yaitu Yuka menyanyikan lagu “Sayur Kol” tetapi dengan instrument yang Ia ubah. Anakku sangat happy dan ikut menyanyi, moodnya sudah membaik dari yang sebelumnya Dia ngambek.

Aku beserta keluarga sangat terhibur sekali dengan acara seperti ini. Tidak hanya menyehatkan dengan acara senamnya, tapi juga kita bisa dihibur dengan games dan penampilan dari Yuka.

Dan sepengetahuanku Allianz Sweat Challenge ini diadakannya rutin lho di Allianz Eco Park Ancol. Info lengkapnya bisa langsung kepoin websitenya di Allianz.
Abang AL happy banget.

Karena kondisi mualku yang semakin parah, akhirnya kami pun memutuskan untuk pulang. Dan anakku kembali ngambek lagi karena dia masih mau bermain-main di car free day. Oh iyaa, terima kasih atas kesempatannya Allianz dan Gen FM. Semoga aku bisa ikutan acara selanjutnya.

Senin, 28 Januari 2019

JAKARTA HUMANITY FESTIVAL 2019


Ada yang berbeda di hari mingguku kemarin. Yang biasanya pagi-pagi aku berkunjung kerumah mamaku, kemarin aku menghadiri acara Jakarta Humanity Festival 2019. Jakarta Humanity Festival adalah gerakan semangat untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya merespon isu kemanusiaan di lingkungan sekitar yang terjadi akhir-akhir ini dengan kebaikan.


#JakHumFest2019 ini akan menjadi ajang pertemuan bagi mereka sebagai masyarakat muda yang passionate terhadap kegiatan sosial, baik relawan, figur publik, komunitas, lembaga, hingga sociopreneur yang nantinya akan saling bertukar semangat kemanusiaan, kepedulian, serta bergagas solusi atas permasalahan - permasalahan yang berhubungan dengan kemanusiaan dengan tujuan sebuah perubahan positif di masa depan. Festival ini digagas dalam kampanye awal tahun dari Dompet Dhuafa, yang mengajak untuk saling menebarkan nilai-nilai kebaikan untuk perubahan respon manusia di dalam isu sosial.

#Jakhumfest2019, menghadirkan beberapa segmen acara, diantaranya adalah:
       Workshop : Sesi yang menjadi ruang gerak bagi peserta untuk mengespresikan kreatifitas.
Mengumpulkan manfaat yang bisa manusia berikan untuk lingkungan.
       Humanitalk : Sesi yang menjadi ruang bicara untuk berbagi pengalaman, inspirasi, dan pengetahuan tentang isu kemanusiaan.
       Sound of Humanity : Ruang suara yang mengajak seluruh audience untuk menikmati sajian musik dan hiburan dengan tetap berefleksi pada rasa kepedulian bagi banyak penyintas bencana yang butuh uluran tangan kita bersama.

#Jakhumfest2019 diadakan di Loop Station, Jakarta Selatan dan dimulai pukul 10:00 wib. Alhamdulillah aku datang tepat waktu walaupun sebelumnya ada drama-drama dulu sih hehehe. Mau tau ga drama apa? Aku udah sampe di stasiun eh hp ketinggalan akhirnya naik ojek pangkalan balik lagi kerumah deh. Kalo gabawa hp gabisa update dong nanti aku yaa. Sampe disana mataku langsung disuguhkan dengan pameran foto dokumentasi kebencanaan di Lombok, Palu, Donggala, dan Sukabumi yang menjadi bukti nyata dari kegiatan Dompet Dhuafa.





Aku juga ikut workshop #ZEROWASTE “Remake & Reuse The Coffe Cup” oleh Ratri E Rahayu. Pada era sekarang ini, masalah lingkungan hidup sudah marak terjadi khususnya di Indonesia. Penyebab dari masalah lingkungan ini pun beragam. Mulai dari limbah plastik yang dibiarkan begitu saja tanpa ada penanganan yang baik. Maka dari itu, workshop ini mengajarkan aku untuk mengeluarkan kreativitasku diatas gelas kopi plastik. Yang nantinya gelas ini bisa aku pakai untuk ngopi dimana pun agar mengurangi sampah plastik.



Selanjutnya aku mengikuti acara Humanitalk! : Disaster 4.0 oleh 3 nara sumber yaitu Agus Wibowo dari BNPB, Arifin Asyohad dari Kumparan, dan Citra Natasya dari House of Perempuan.



Banyak informasi yang aku dapatkan, yaitu usaha sebelum bencana. Apa saja sih usaha yang bisa kita lakukan sebelum bencana? Nih aku kasih tau dari apa yang aku dapatkan kemarin.

1. Sosialisasi edukasi masyarakat
2. Galakan seperti menanam pohon, terbukti tahan terhadap tsunami. Pohon bule, berdiri sudah lama dan terbukti. Jaga alam, alam jaga kita.
3. Sosialisasi ke masyarakat kalo Indonesia ini zona tsunami berdasarkan dari para ahli. Di sesuaikan dengan zona yang sedang di huni.

Sosialisasinya berupa pelatihan juga pendidikan di sekolah berupa kurikulum, memberi concern kepada kita untuk mempersiapkan diri sedang ada dimanapun, harus waspada seperti memahami lokasi tempat yang sedang kita datangi. Seperti dimana tempat evakuasi nya, titik berkumpulnya dan juga benda-benda yang berpotensi membahayakan diri seperti kejatuhan benda dari ketinggian.

Banyak manfaat yang aku dapatkan diacara ini, dan aku sangat mendukung acara seperti ini harus dilakukan secara berkala. Semoga aku bisa hadir diacara seperti ini lagi.

#Jakhumfest2019
#jangantakutberbagi
#JakhumfestDD

Jumat, 18 Januari 2019

MENJAGA KESEHATAN SEKALIGUS BERAMAL BERSAMA SUN LIFE RESOLUTION RUN 2019

Aku memiliki garis riwayat penyakit diabetes yang diturunkan oleh kedua orang tua. Mama dan Alm Papa keduanya memiliki penyakit diabetes. Hal ini sungguh riskan bagiku, adik-adikku, dan buah hatiku untuk dapat terkena penyakit ini. Sudah tau akan hal ini, lantas membuatku untuk hidup lebih sehat lagi. Tidak hanya sekedar menjaga pola makan, tetapi olahraga pun sangat penting. Biasanya, setiap hari minggu pagi aku menyempatkan diri untuk sekedar lari-lari kecil sambil menikmati indahnya hari libur bersama suamiku dan jagoan kecilku. Tak jarang kami mengikuti event-event olahraga yang diadakan oleh berbagai pihak.

Kebetulan sekali untuk pertama kalinya PT Sun Life Financial Indonesia (“Sun Life”) menggelar kompetisi lari untuk menggalang donasi bertajuk Sun Life Resolution Run Indonesia 2019 yang akan digelar pada hari Minggu, 20 Januari 2019 di ICE BSD, Tangerang Selatan. Lebih dari 1.500 peserta dari berbagai usia akan berpartisipasi pada ajang yang akan digelar secara rutin setiap tahunnya. Kegiatan ini menjadi bagian dari kampanye regional perusahaan ‘Live Healthier Lives’, yang mengajak masyarakat khususnya generasi muda untuk mulai menjalani gaya hidup yang lebih sehat, #LebihBaik Sekarang.
Kostum dan Piagam Sun Life Resolution Run 2019

Kelly Tandiono, Dr. Grace Joselini, Elin Waty, Shierly Ge, Ibnu Jamil

Elin Waty, Presiden Direktur Sun Life Financial Indonesia menyampaikan, “Berdasarkan data Riskesdas 2018, angka prevalensi kelebihan berat badan (overweight) pada generasi produktif Indonesia (usia di atas 18 tahun) mengalami peningkatan, dari 11,3% pada 2013, menjadi 13,6% pada 2018. Peningkatan juga terjadi pada prevalensi obesitas, dari 14,8% di 2013 menjadi 21,8% di 2018. Fakta ini sejalan dengan hasil riset Sun Life Financial Asia Health Index yang menemukan bahwa profesional muda di Asia saat ini terancam masuk dalam kategori ‘Generasi O’ – yang terlalu banyak bekerja (overworked), banyak makan tidak sehat (overeating) dan hidup makin kewalahan (overwhelmed). Berangkat dari kepedulian akan kesehatan generasi saat ini, Sun Life menggelar ‘Sun Life Resolution Run 2019’ yang mengajak masyarakat untuk mengambil langkah pertama dalam menerapkan gaya hidup sehat, sebagai resolusi penting dalam mengawali tahun yang baru. Kegiatan ini sekaligus mempertegas komitmen perusahaan dalam mendukung terciptanya generasi Indonesia yang lebih sehat, baik secara fisik, maupun finansial.”

Dr. Grace Joselini, selaku Dokter Timnas Sepakbola Wanita Indonesia ASIAN GAMES 2018 menjelaskan,Aktivitas fisik yang dilakukan secara teratur dapat membantu mengurangi risiko terhadap beberapa penyakit, meningkatkan kondisi kesehatan, serta kualitas hidup secara menyeluruh. Sebagai langkah awal, olahraga mendasar seperti lari dapat dijadikan pilihan yang tepat. Karena jika dilakukan secara rutin, dengan intensitas sedang hingga tinggi (3-5 kali per minggu), olahraga lari dapat membantu mencegah obesitas, meningkatkan kebugaran tubuh, hingga akhirnya berdampak pada peningkatan produktivitas.” Beliau juga menambahkan, Ajang kompetisi dapat dimanfaatkan untuk memupuk semangat dan motivasi berolahraga, karena dilakukan secara bersama-sama, serta dapat membantu memacu diri untuk terus berlatih. Bagi para peserta kompetisi lari, tiga hal penting yang perlu diperhatikan untuk meraih hasil yang maksimal pada saat berkompetisi dan di luar kompetisi, antara lain: menjaga asupan yang sesuai, mengenali kondisi diri, serta melakukan latihan secara rutin. Namun perlu diingat, menjalani pola hidup sehat bukan sekedar mampu menyelesaikan kompetisi dengan baik, namun merupakan komitmen berkelanjutan yang membutuhkan kesinambungan antara aktivitas fisik rutin, dengan aspek kesehatan lain seperti pola makan yang sehat, serta istirahat yang cukup.”

Dari informasi kesehatan yang aku paparkan diatas membuat aku sendiri menjadi lebih semangat lagi untuk melakukan hal-hal yang lebih positif. Karena memang kesehatan itu lebih mahal dari apapun bahkan paling berharga. Ada quotes yang pernah aku baca, bunyinya begini “buat apa punya banyak uang kalo badan tidak sehat”. Menurutku, itu benar adanya karena mau sebanyak apapun harta yang kita miliki kalo badan tidak sehat apa yang mau kita nikmati? Bener ga sih?

Shierly Ge, Chief Marketing Officer Sun Life Financial Indonesia menambahkan, “Digelar di awal tahun, ‘Sun Life Resolution Run 2019’ menjadi momentum yang pas untuk memulai resolusi hidup yang lebih sehat. Melalui kegiatan ini, Sun Life juga ingin mengajak dan memotivasi berbagai generasi untuk mencapai resolusi yang mereka tetapkan, karena resolusi lebih dari sekedar komitmen, ini tentang melakukan aksi nyata. ‘Sun Life Resolution Run’ sendiri merupakan agenda tahunan yang diadakan oleh Sun Life di 5 negara di Asia yaitu Filipina, Hong Kong, Malaysia, Indonesia dan Vietnam. Di Indonesia, ini adalah kali pertama ‘Sun Life Resolution Run’ digelar, dan akan hadir dalam 3 kategori lomba: 5K, 10K dan Family Run 1.5K.” 

Selain melibatkan masyarakat umum, turut berpartisipasi pada kegiatan ini, dua public figure yang juga terus mengampanyekan pentingnya hidup sehat, dan telah rutin melakukan aktivitas olahraga lari: Ibnu Jamil dan Kelly Tandiono. Bersama Sun Life, keduanya terlibat aktif menggaungkan semangat ‘Live Healthier Lives’, untuk bersama-sama mewujudkan masyarakat yang lebih sehat. “Selain menjadi ajang perwujudan resolusi untuk diri sendiri, ‘Sun Life Resolution Run 2019’ juga mengajak pesertanya untuk ambil bagian dalam gerakan kolektif untuk melawan diabetes. Karena, seluruh biaya pendaftaran yang dibayarkan peserta, akan didonasikan untuk mendukung edukasi dan peningkatan kualitas hidup para penderita diabetes di Indonesia,” tutup Shierly.

Jadi, tunggu apalagi? Yuk mulai sekarang kita atur pola makan, pola istirahat, dan jangan lupa berolahraga untuk hidup yang lebih sehat. Dan jangan lupa untuk ikutan Sun Life Resolution Run Indonesia 2019 yang akan digelar pada hari Minggu, 20 Januari 2019 di ICE BSD, Tangerang Selatan. Karena uang yang kalian pakai untuk biaya pendaftaran akan di donasikan untuk mendukung edukasi dan peningkatan kualitas hidup para penderita diabetes di Indonesia. Tidak hanya dapat tubuh yang sehat, kita juga dapet pahala lho.

Kamis, 10 Januari 2019

4 ALASAN HARUS NONTON PREMAN PENSIUN


PREMAN PENSIUN


Kalau yang suka nonton sinetron 3 tahun lalu pasti tidak asing dengan kata PREMAN PENSIUN. Dan untuk mengobati kerinduan penonton setianya kali ini MNC Pictures membuat film preman pensiun ke versi layar lebar yang akan tayang pada tanggal 17 Januari 2019.

Ada 4 alasan mengapa kita harus nonton Film Preman Pensiun karya sutradara sekaligus penulis naskah Aris Nugraha ini, yaitu :


  1. Film Preman Pensiun Kocak
  2. Film Preman Pensiun Lucu
  3. Film Preman Pensiun cocok untuk semua umur begitupun bagi kalian kaum milenials
  4. Film Preman Pensiun bisa tetap dinikmati walaupun kita tidak mengikuti sinetron nya di televisi


Yes itu yang aku alami langsung, jujur aku sendiri bukan penggemar sinetron Preman Pensiun tapi ketika kemarin menonton langsung di acara Screening aku sangat amat menikmati film yang mengambil lokasi syuting di Bandung ini.


Film yang diperankan Epy Kusnandar (Muslihat) sebagai salah satu pemeran utamanya ini memang menceritakan bagaimana tantangan bagi para Preman beralih profesi untuk menjadi orang baik. Dalam film untuk mengenang Almarhum Didi Petet (Kang Bahar) ini kembalinya Gobang (Dedi Moch Jamasari) ke pasar setelah 3 tahun pulang ke kampung untuk membuka usaha lele.

Kehadiran Gobang tentu saja disambut dengan pertanyaan dari rekan-rekannya, seperti Ujang (M Fajar Hidyatullah), Bohim (Kris Tato) serta Dikdik (Andra Manihot). Nah kira-kira mau ngapain yah Gobang kembali ke pasar? Apa hanya sekedar melepas kangen dengan para rekan nya atau ada urusan lain? Jawabannya ada pada tanggal 17 Januari 2019 nanti.

Bukan hanya itu saja tapi pada Film yang rilis di Jakarta dan Bandung ini juga mengangkat tentang bagaimana serunya kehidupan rumah tangga Muslihat dan Esih (Vina Ferina), serta pertemuan Kang Mus dengan Kinanti (Tya Arifin) anak Kang Bahar (Almarhum Didi Petet).

Bahkan kalian wajib menyiapkan tissue apabila nonton film yang berlatar budaya Sunda ini karena aku yakin kalian akan dibuat tertawa ngakak selama film ini diputar. Apalagi ada duo Pipit (Ica Naga) dan Murad (Deny Firdaus) yang kocak abis melengkapi kisah film ini.

Film yang dikemas dalam dialog-dialog ringan dan pas ini wajib ditonton bagi seluruh keluarga Indonesia pada tanggal 17 Januari 2019. Biar makin penasaran kita lihat dulu trailer PREMAN PENSIUN ini.



Jumat, 21 Desember 2018

HIV AIDS, ADA OBAT ADA JALAN


Laki-laki itu bernama Wesli, seorang penderita HIV karena tertular dari jarum suntik. Beliau yang sudah mengkonsumsi Narkoba sejak kelas 2 SMP ini akhirnya sadar dan peduli dengan kesehatan diri sendiri. Alasan nya sih sederhana karena beliau ingin melihat anaknya tumbuh besar.

Yups penyesalan memang selalu datang belakangan. Tapi bersyukurnya saat ini beliau ingin berubah dan bertaubat daripada tidak sama sekali. Suasana LP Cipinang Senin, 17 Desember 2018 seketika langsung hening begitu laki-laki bertubuh kurus ini bercerita pengalaman hidupnya sampai beliau harus terkena HIV.

Bahkan aku sedikit merasakan haru karena beliau cerita kalau keluarga menjauhinya karena sudah lelah dengan sikap beliau. Sehingga beliau berjuang untuk terlepas dari barang haram tersebut agak sulit. Tapi karena niat dan kesungguhan akhirnya beliau bisa lepas dari barang haram yang tidak ada manfaatnya tersebut. Beliau bahkan bersyukur kalau anak dan istrinya tidak tertular HIV karena beliau rutin mengkonsumsi obat ARV.

ARV adalah ANTIRETROVIRAL yaitu obat untuk para penderita HIV. Karena HIV itu seperti penyakit kronis yang dapat dikelola seperti Diabetes dan Hipertensi. Dalam peringatan hari AIDS se-dunia tahun 2018 di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Jakarta Senin (17/12) kemarin Direktur PML dan Kalapas Narkotika Cipinang berbincang bersama para bloggers.


Disini di jelaskan pula kalau tidak ada perbedaan perlakuan antara penderita HIV dengan narapidana lainnya, semua diperlakukan sama. Bahkan saat ini di lapas narkotika cipinang jumlah kematian karena HIV menurun, sejak tahun 2008 angka kematian turun menjadi 30 dan tahun ini angka kematian hanya 3 orang, hal ini dikarenakan para narapidana yang masuk ke dalam LP Cipinang langsung di test, apakah menderita HIV atau tidak sehingga penanganan nya lebih awal.

Jadi seperti yang sudah aku jelaskan disini kalau HIV itu ada obatnya, yuk kita semua merangkul orang-orang yang terkena HIV dengan cara memberikan pengetahuan kalau HIV ada obatnya sehingga para Odha bisa tetap berprestasi di bidang nya. Bahkan yang terpenting kita harus jauhi virusnya bukan penderitanya, karena HIV hanya bisa tertular dengan beberapa cara, yaitu :
  • Hubungan Seksual
  • Berbagi Jarum Suntik
  • Produk Darah dan Organ Tubuh
  • Ibu Hamil Positif HIV ke Bayinya

Kenapa aku bilang jauhi virusnya bukan penderitanya? Karena HIV tidak akan menular dengan :
  • Ciuman
  • Pelukan
  • Sentuhan
  • Alat Makan Bersama
  • Penggunaan WC Bersama
  • Gigitan Nyamuk
  • Tinggal Serumah

Terpukul juga aku yang baru tahu kalau ternyata penularan HIV itu bukan karena sentuhan karena yang aku tahu dulu kalau ada yang terkena HIV sebaiknya kita jauhi karena nanti bisa tertular. Tapi lebih baik terlambat dari pada tidak sama sekali, akhirnya sekarang aku tahu kalau yang harus kita jauhi tuh virus nya bukan penderitanya.

Bahkan HIV tuh sekarang sudah ada obatnya, dengan rutin mengkonsumsi obat ARV setiap hari bagi penderita beliau bisa tetap bertahan hidup dan berkarya seperti kita. Bagi para Odha tetap semangat, jangan menyerah karena sekarang #adaobatadajalan, jangan bosan minum obat karena para penderita Hipertensi dan Diabetes pun mereka sama harus minum obat setiap hari.

Sedangkan bagi kita yang sehat yuk jauhi virus HIV, cegah penularan nya dengan tidak berganti-ganti pasangan, berbagi jarum suntik, pastikan donor darah dengan aman dan bagi ibu penderita HIV minum obat ARV agar tidak menular kepada janin yang di kandungnya. Karena sehat itu mahal jadi jagalah kesehatan dimulai dari diri sendiri dan saat ini.

Kamis, 20 Desember 2018

Untuk Masa Depan Jagoan Kecilku, Haidar.


Bersama jagoan kecil


Sebagai seorang ibu, aku sangat memikirkan tentang kelangsungan hidup jagoan kecilku Haidar. Kehidupan didunia hanya sementara, tidak ada yang tahu pasti kapan kita akan meninggalkan dunia yang fana ini. Diluar sana banyak sekali hal-hal yang tidak dapat kita duga akan terjadi. Ada yang bilang masa lalu itu history, dan masa depan adalah misteri. Menurutku itu benar, tidak ada yang tahu masa depan akan seperti apa. Akankah kita masih bisa melihat indahnya dunia atau bahkan kita akan meninggalkan dunia ini.
Jagoan kecilku

Ketakutan terbesarku adalah aku harus meninggalkan jagoanku disaat dia belum siap baik financial maupun non financial. Maka dari itu aku mulai memikirkan untuk mengikuti program Asuransi Jiwa Berjangka. Sebenernya, apasih yang dimaksud Asuransi Jiwa Berjangka? Secara umum, Asuransi Jiwa Berjangka memberikan perlindungan proteksi finansial untuk keluarga pihak tertanggung apabila tertanggung meninggal dunia dari premi yang telah dibayarkan. Premi dihitung berdasarkan pada usia masuk untuk polis dengan kontrak satu tahun/Yearly Renewable Term atau usia rata-rata untuk yang berjangka lebih dari satu tahun dan kondisi kesehatan di awal masa pertanggungan.

Terus, apasih yang kita dapet kalo ikutan Asuransi Jiwa Berjangka? Nah kita bisa dapetin beberapa keuntungan, yaitu :

  1. Uang Pertanggungan karena meninggal secara alami.
  2. Uang Pertanggungan kematian karena kecelakaan.
  3. Kemudahan cicilan dalam membayar premi tahunan.
  4. Manfaat tambahan berupa pengembalian premi apabila tertanggung masih hidup.


(Tiap perusahaan asuransi jiwa berbeda dalam menerapkan ketentuan pembayaran premi dan ketentuan manfaat tambahan).

Manfaatnya untuk kita apa? Manfaatnya itu, jenis asuransi jiwa ini memberikan perlindungan berupa uang pertanggungan kematian untuk ahli waris yang ditinggalkan. Uang pertanggungan bisa membantu melanjutkan hidup bagi yang ditinggal pencari nafkah utama keluarga.
Apa saja sih yang dibutuhin kalo kita mau ikut program Asuransi Jiwa Berjangka ini? Dokumen-dokumen yang dibutuhkan yaitu :

  • Mengisi SPAJ (Surat Permohonan Asuransi Jiwa)
  • Fotokopi identitas diri (KTP/SIM/Paspor) yang masih berlaku.
  • Bukti transfer premi pertama (kecuali jika nasabah menggunakan kartu kredit).
  • Tambahan dokumen persyaratan.
  • Fotokopi akta lahir (untuk peserta anak).
  • Fotokopi buku nikah (jika ambil rider spouse payor).
  • Fotokopi kartu keluarga (untuk polis satu keluarga).
  • Fotokopi hasil tes kesehatan atau resume medis dokter (jika diperlukan).
  • Kuesioner medis (jika memiliki riwayat penyakit kritis).
  • Kuesioner pekerjaan (jika pekerjaan berisiko tinggi).
  • Fotokopi halaman pertama buku tabungan (jika autodebet dari tabungan) surat kuasa bermeterai.
  • Fotokopi kartu kredit (jika menggunakan debet kartu kredit) surat kuasa bermeterai.
Lalu, gimana sih cara untuk klaimnya? Saat akan melakukan klaim asuransi jiwa, pastikan dokumen-dokumen ini telah dipersiapkan :

  • Sertifikat Asuransi.
  • Surat kuasa asli dari Termaslahat yang bermaterai cukup.
  • Formulir klaim meninggal yang telah diisi dengan benar dan lengkap (asli).
  • Formulir surat keterangan dokter (asli) yang sah dan berwenang tentang sebab-sebab kematian.
  • Akte kematian atau surat keterangan meninggal (asli atau fotokopi yang dilegalisasi).
  • Surat keterangan Dokter pemeriksa jenazah Tertanggung pada visum repertum.
  • Surat Keterangan dari KBRI apabila meninggal dunia di luar negeri.
  • Surat keterangan atau dokumen lainnya yang dianggap perlu oleh Penanggungan.
Masing-masing perusahaan asuransi jiwa berbeda-beda dalam menerapkan cara klaim, namun secara umum dokumen-dokumen tersebut sangat diperlukan saat akan melakukan klaim asuransi jiwa.

Informasi ini aku dapatkan dari website futuready.com, yaitu supermarket asuransi online berlisensi OJK. Tempat untuk mencari, membandingkan, dan membeli asuransi yang paling lengkap.

Setelah aku banyak browsing dan bertanya kepada teman-teman, aku berniat untuk mengikuti program asuransi BNI Life, yang aku harapkan kelak dapat membantu jagoan kecilku disaat aku harus pergi untuk selama-lamanya.

Rabu, 12 Desember 2018

AIA HEALTHY LIVING DAY MEMBUAT HIDUP LEBIH SEHAT, LEBIH LAMA DAN LEBIH BAIK


Beberapa hari belakangan ini kesehatan tubuhku mulai ngedrop, mungkin karena banyaknya kegiatan sampai lupa berolahraga dan makan sembarangan. Karena memang setelah menikah dan memiliki anak aku lebih cuek dengan kesehatan diri sendiri. Bisa dibilang aku sudah jarang atau bahkan tidak pernah melakukan olahraga, mungkin memang waktunya yang tidak ada dan memang faktor M (Malas) juga kali yah.

Sudah jarang olahraga aku juga merupakan orang yang jorok dalam hal makanan, masih suka mengkonsumsi jeroan yang banyak mengandung lemak sampai tidak suka makan buah dan sayur. Tapi saat ini karena usia yang sudah memasuki kepala 3 mulai terasa kesehatan ku menurun.

Apabila kondisi yang tidak fit saat ini aku langsung bertekad untuk merubah gaya hidup ku menjadi lebih sehat tapi yah gitu deh kalau udah sehat suka lupa.hehehe. Begitu ada seorang teman yang mengajak ke acara AIA Healthy Living Day 6 Desember 2018 kemarin aku langsung antusias karena ada sesi Zumba di akhir acara talkshow. Yah itung-itung olahraga bersama teman-teman karena kalau sengaja di niatkan belum tentu jadi olahraganya.

Acara yang dilaksanakan di daerah Epicentrum ini mengungkapkan bahwa hasil riset AIA Healthy Living Index 2018 mengungkapkan bahwa tingkat kepuasan masyarakat di Asia terhadap kesehatan mereka menurun yaitu dari 84% di tahun 2016 menjadi 81% di tahun 2018. Tapi walaupun demikian gaya hidup sehat yang dijalankan masyarakat di Asia Pasifik meningkat dar 4.7 di 2016 menjadi 5.0 di 2018.

Tapi kondisi ini berbeda ditunjukkan di Indonesia, dimana skor AIA Healthy Living Index 2018 naik menjadi 62 dibanding tahun 2016 dengan skor 58 dan 2013 dengan skor 55. Sebanyak 96% orang Indonesia merasa puas dengan kesehatannya, meningkat 3% dibandingkan tahun 2016 dan menempatkan Indonesia di peringkat 11 dari 16 negara Asia Pasifik. Sebelumnya Indonesia menduduki peringkat 14 tahun 2016 dan peringkat 15 tahun 2013.

Ada 5 alasan tertinggi mengapa orang Indonesia mengkonsumsi makanan sehat, yaitu :
  • 60% terlihat lebih menarik
  • 58% memiliki lebih banyak energy
  • 53% mengurangi resiko penyakit kritis
  • 48% hidup lebih lama
  • 45% mengurangi penyakit umum (contoh flu)

Walaupun masyarakat Indonesia sudah mulai mengkonsumsi makanan sehat tapi minat olahraga nya masih sedikit, hal itu di karenakan faktor :
  • 90% olahraga membutuhkan banyak waktu
  • 10% olahraga membutuhkan biaya yang cukup banyak

Dalam acara yang dilaksanakan setelah makan siang kemarin, Kathryn Monika Parapak, Head of Brand and Communication, PT AIA FINANCIAL, mengatakan, “AIA Healthy Living Index adalah survei yang kami lakukan di Asia Pasifik untuk mengetahui pandangan masyarakat mengenai pandangan masyarakat mengenai kesehatan dan harapan mereka untuk hidup yang lebih baik. Melalui survei ini, kami dapat memahami tren kesehatan saat ini sehingga kami dapat membantu masyarakat hidup lebih sehat, lebih lama dan lebih baik. Survei ini juga menjadi dasar pendekatan kami untuk mengembangkan produk dan layanan, serta berbagai inisiatif untuk memotivasi masyarakat menjalankan pola hidup sehat.”

Hal yang tidak kalah penting dari menjaga hidup sehat adalah dengan rutinnya melakukan medical check-up yang berguna untuk mengetahui kondisi kesehatan dan mendeteksi penyakit sejak dini. Tapi sayangnya kesadaran masyarakat Indonesia untuk melakukan medical check up masih rendah, karena :
  • 52% merasa sehat
  • 49% alasan biaya
  • 26% takut dengan hasil medical check up
  • 23% membutuhkan banyak waktu
  • 10% yakin tidak memiliki risiko penyakit serius

Ah aku merasa tersindir banget dengan hasil di atas, karena memang aku tidak pernah melakukan medical check up bahkan sudah lupa kapan terakhir medical check up. Padahal banyak penyakit kritis seperti Jantung yang dikenal juga dengan silent killer tidak memiliki gejala khusus, bahkan gejala nya seperti penyakit umum yang bisa menyebabkan kematian mendadak.

Mengingat penyakit yang satu ini aku jadi teringat almarhum papa yang meningkal dunia karena penyakit ini, bahkan kejadian nya sangat cepat, papa sedang tidur tiba-tiba sesak dan hanya dalam waktu 30 menit papa kembali ke penciptaNya.

Dalam acara AIA Healthy Living Day kemarin dr. Raissa E. Djuanda M.Gizi, Sp.GK, mengatakan, “Sejalan dengan hasil survey AIA Healthy Living Index 2018, salah satu temuan yang menjadi perhatian dalam Riset Kesehatan Dasar atau Riskesdas 2018 adalah meningkatnya prevalensi penyakit tidak menular. Kenaikan ini berhubungan dengan gaya hidup yang tidak sehat, terutama dengan pola makan. Mengadopsi pola makan sehat tidak sesulit yang dibayangkan. Sebagai langkah awal, perbanyak  konsumsi sayur dan buah serta membatasi konsumsi makanan kemasan. Asupan total lemak sebaiknya tidak melebihi 30% dari total asupan energi serta konsumsi sayur dan buah setidaknya 400gr per hari. Selain itu, masyarakat disarankan untuk menjaga porsi saat mengkonsumsi makanan berkalori tinggi. Dengan diet yang seimbang dan rutin berolahraga dapat membantu mengurangi risiko obesitas, kanker, jantung, diabetes dan penyakit tidak menular lain.”

Bahkan menurut Laila Munaf, instruktur Zumba dan owner Sana Studio, “Olahraga saat ini begitu mudah untuk dilakukan. Berbagai sarana olahraga bermunculan tidak hanya di kota besar. Akses informasi yang luas juga  memudahkan masyarakat untuk mencari berbagai informasi seputar olahraga sehingga olahraga di rumah pun dapat menjadi efektif. Untuk itu yang terpenting adalah keinginan dan kesadaran untuk hidup sehat dengan aktif dan rutin berolahraga. Dengan hidup sehat kita dapat menikmati hidup yang berkualitas.”

AIA sendiri secara konsisten berupaya untuk membuat perubahan positif dalam hidup masyarakat dengan dengan menyediakan produk proteksi dan rencana keuangan jangka panjang serta secara aktif menyerukan gaya hidup sehat untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.



Asuransi dengan brand ambassador David Beckham ini mempunyai visi yang ingin membuat masyarakat hidup lebih sehat, lebih lama dan lebih baik. Acara AIA Healthy Living Day di tutup dengan Zumba bersama, jujur saja aku baru pertama kali Zumba dan sangat antusias mengikuti seluruh gerakan Zumba walaupun masih berantakan. Lelah memang setelah Zumba tapi aku merasakan tubuhku semakin fresh. Jadi tergerak untuk merubah gaya hidup sehat setelah mengikuti acara ini.

Dan yang lebih bersyukurnya lagi aku diberikan kepercayaan oleh yang maha kuasa karena aku ternyata sedang hamil, usia kandungan ku sudah berjalan 6week. Jadi lebih terpacu untuk menjalani hidup sehat karena di dalam tubuhku ada janin yang membutuhkan makanan dan gaya hidup sehat agar dapat berkembang dengan sehat dan sempurna. Walaupun aku baru mengetahui kehamilan ku setelah aku mengikuti Zumba tapi Alhamdulillah aku dan janin ku baik-baik saja.

Yuk kita mulai hidup sehat sekarang dan dimulai dari diri kita sendiri karena kalau bukan kita yang menjaga kesehatan, siapa yang akan menjaganya. Untuk info lebih lanjut tentang AIA Indonesia bisa cek di :
Instagram : @aiaindonesia

Facebook : AIA Indonesia

Senin, 10 Desember 2018

HIV AIDS SUDAH ADA OBATNYA


HIV AIDS
HIV AIDS ada obatnya dengan ARV

Apa yang kalian pikirkan apabila mendengar kata di atas? Kalau aku sendiri sih berfikiran penyakit menular yang tidak bisa disembuhkan bahkan bisa membuat kita meninggal. Bahkan kita pasti tidak ingin mendekati penderita penyakit tersebut. Nah dalam rangka memperingati hari HIV AIDS pada tanggal 01 Desember lalu, aku mendapatkan undangan dari blogger crony dan kemenkes untuk mengetahui apa itu HIV AIDS.

HIV dan AIDS sendiri adalah :

HIV
H : Human (Manusia)
I : Immunodeficiency (turunnya system kekebalan tubuh, sehingga tubuh gagal melawan infeksi)
V : Virus

Jadi HIV adalah virus yang hanya terdapat di dalam tubuh manusia dan menyebabkan turunnya kekebalan tubuh ® tubuh gagal melawan infeksi

AIDS
A : Acquired (Didapat / ditularkan dari orang lain)
I : Immune (Kekebalan tubuh)
D : Deficiency (Penurunan / Kekurangan)
S : Syndrome (Kumpulan Gejala dan Tanda)

Jadi AIDS adalah kumpulan gejala dari tanda fisik (infeksi opotunistik) karena penurunan kekebalan tubuh, akibat tertular virus HIV dari orang lain.

HIV sendiri menyerang system kekebalan tubuh (sel darah putih/limfosit) sehingga kekebalan tubuh menurun dan memiliki kemampuan untuk memperbanyak diri dalam tubuh manusia. Virus HIV sendiri tidak mudah menular jadi kita tidak perlu menjauhi penderitanya. Cara penularan virus HIV sangat terbatas yaitu dengan :
  • Hubungan seksual
  • Berbagi jarum suntik
  • Produk darah dan organ tubuh
  • Ibu hamil positif HIV ke bayinya

Yang tidak menularkan HIV sendiri yaitu : Ciuman, Pelukan, Penggunaan WC bersama, Sentuhan, Alat makan bersama, Gigitan nyamuk dan Tinggal serumah. Oleh karena itu kita tidak perlu takut berdekatan dengan penderita HIV karena yang seharusnya kita jauhi adalah virus nya bukan penderitanya.

Ada pepatah mengatakan lebih baik mencegah daripada mengobati, yes benar sekali sepertinya pepatah itu dan kita dapat mencegah HIV dengan :
  • Tidak melakukan hubungan seksual berisiko seperti gonta ganti pasangan
  • Mengikuti program pencegahan penularan HIV dari ibu ke anak
  • Skiring darah donor dan organ tubuh
  • Tidak menggunakan narkoba
  • Menerapkan kewaspadaan standar (bagi petugas kesehatan)
  • Apakah HIV ada obatnya? Apakah HIV bisa disembuhkan?

HIV sendiri sudah ada obatnya yaitu ANTIRETROVIRAL (ARV), walaupun memang penderita HIV tidak bisa disembuhkan tapi dapat dikelola seperti pada penyakit kronis lainnya seperti Diabetes dan Hipertensi. ODHA dapat segera memulai terapi ARV begitu terdiagnosis HIV. Penderita HIV yang rajin mengkonsumsi ARV setiap hari dapat mengurangi kinerja virus yang terdapat di dalam tubuhnya.

Ibu Neneng, penderita HIV sejak 15 tahun lalu

Seperti Ibu Neneng misalnya, beliau terkena HIV karena tertular oleh mantan suaminya ketika sedang hamil. Sedih dan terpukul sekali beliau mendengar diagnose dokter tapi beliau tidak ingin menyerah begitu saja, setelah positif HIV beliau mencari refrensi bagaimana cara mengobati virus yang menurut orang mematikan ini.

Beruntungnya wanita yang sudah terkena HIV selama 15tahun ini bertemu dengan salah satu LSM yang mensupport dan membiayai penyakit beliau. Karena rutin minum ARV setiap hari anak yang dikandung Bu Neneng ini negative dan tidak terinfeksi HIV. Inilah bukti nyata kalua JIV bisa di stop penularannya dengan minum ARV secara rutin.

Jadi yuk kita percepat pencapaian target program HIV AIDS dengan S-T-O-P, yaitu :
  • Suluh : masyarakat paham HIV
  • Temukan : 90% ODHA tahu statusnya
  • Obati : 90% ODHA mendapat ART
  • Pertahankan : 90% ODHA yang ART tidak terdeteksi virusnya

Pengendalian HIV AIDS bukan hanya tugas pemerintah dan menteri kesehatan saja, tapi kita sebagai masyarakat juga sangat berperan penting dalam pengendalian HIV AIDS dengan STOP tadi. Jadi sekarang aku sudah makin paham kalau penderita HIV AIDS itu tidak perlu dijauhi karena tidak menular, yang harus kita jauhi tuh penyakitnya. Bahkan HIV AIDS sekarang sudah ada obatnya yaitu ARV, serta penderita HIV AIDS bisa tetap produktif dengan rajin mengkonsumsi obat ARV secara rutin.

Yuk mulai sekarang kita berprilaku hidup sehat dengan tidak menggunakan narkoba dan berganti-ganti pasangan agar tidak terkena penyakit HIV AIDS.